Selasa, 11 September 2012

Toksikologi Lingkungan

1. Pengertian Toksikologi Toksikologi adalah ilmu yang menetapkan batas aman dari bahan kimia (Casarett and Doulls, 1995). Selain itu toksikologi juga mempelajari jejas/kerusakan/ cedera pada organisme (hewan, tumbuhan, manusia) yang diakibatkan oleh suatu materi substansi/energi, mempelajari racun, tidak saja efeknya, tetapi juga mekanisme terjadinya efek tersebut pada organisme dan mempelajari kerja kimia yang merugikan terhadap organisme. Banyak sekali peran toksikologi dalam kehidupan sehari-hari tetapi bila dikaitkan dengan lingkungan dikenal istilah toksikologi lingkungan dan ekotoksikologi. Dua kata toksikologi lingkungan dengan ekotoksikologi yang hampir sama maknanya ini sering sekali menjadi perdebatan. Toksikologi lingkungan adalah ilmu yang mempelajari racun kimia dan fisik yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan menimbulkan pencemaran lingkungan (Cassaret, 2000) dan Ekotoksikologi adalah ilmu yang mempelajari racun kimia dan fisik pada mahluk hidup, khususnya populasi dan komunitas termasuk ekosistem, termasuk jalan masuknya agen dan interaksi dengan lingkungan (Butler, 1978). Dengan demikian ekotoksikologi merupakan bagian dari toksikologi lingkungan. Kebutuhan akan toksikologi lingkungan meningkat ditinjau dari : • Proses Modernisasi yang akan menaikan konsumsi sehingga produksi juga harus meningkat, dengan demikian industrialisasi dan penggunaan energi akan meningkat yang tentunya akan meningkatkan resiko toksikologis. • Proses industrialisasi akan memanfaatkan bahan baku kimia, fisika, biologi yang akan menghasilkan buangan dalam bentuk gas, cair, dan padat yang meningkat. Buangan ini tentunya akan menimbulkan perubahan kualitas lingkungan yang mengakibatkan resiko pencemaran, sehingga resiko toksikologi juga akan meningkat. Tujuan Toksikologi Lingkungan adalah : Mencari substansi yang aman, yang berarti dapat mempelajari mekanisme racun terhadap organisme. Mencegah terjadinya efek yang tidak dikehendaki terhadap organisme dan lingkungan yang berarti harus dapat mengidentifikasi secara kuantitatif racun yang ada di dalam organisme, udara, air. tanah. Membuat kriteria dasar untuk standarisasi Dapat memperbaiki cara pengobatan keracunan/ membuat antidotum Bila zat toksik ini masuk ke dalam tubuh, dan menimbulkan efek, maka hal ini yang dikatakan sebagai keracunan atau dengan kata lain adalah keadaan tidak normal akibat efek racun karena kecelakaan, bunuh diri, tindak kriminal, jabatan. Efek keracunan yang terjadi dapat bersifat akut, sub-akut, khronis, delayed. Hal ini ditentukan oleh waktu, lokasi organ (lokal/sistemik). Kemampuan racun untuk menimbulkan kerusakan apabila masuk kedalam tubuh dan lokasi organ yang rentan disebut toksisitas. Toksisitas dapat ditentukan dari beberapa faktor yaitu : • Spesies (jenis mahluk hidup: hewan, manusia, tumbuhan) • Portal of entry , cara masuknya zat racun tersebut: kulit, pernafasan dan mulut • Bentuk/ sifat kimia – fisik dll Di dalam lingkungan dikenal zat xenobiotik yaitu zat yang asing bagi tubuh, dapat diperoleh dari luar tubuh (eksogen) maupun dari dalam tubuh (endogen). Xenobiotik yang dari luar tubuh dapat dihasilkan dari suatu kegiatan atau aktivitas manusia dan masuk ke dalam lingkungan. Bila organisme terpajan oleh zat xenobiotik maka zat ini akan masuk ke dalam organisme dan dapat menimbulkan efek biologis. Zat toksik atau racun dapat diklasifikasikan atas dasar : sumber, jenis, wujud, sifat kimia/ fisik, terbentuk dan efek kesehatan. • Sumber : a. Alamiah b. Buatan c. Domestik, industrial, komersial • Atas Dasar Jenis : a. Wujud : padat, gas, cair b. Sifat kimia/fisik : korosif, radioaktif, evaporatif, explosif, reaktif c. Terbentuknya : primer, sekunder, tersier d. Efek kesehatan : • Fibrosis : Pertumbuhan jaringan ikat dalam jumlah yang berlebihan ( silikosis, cobaltosis, baritosis, asbestosis, bagasosis dll) • Granuloma : Benjolan akibat proses peradangan menahun (berilicosis) • Demam : Meningkatnya temperatur tubuh (Mn,Zn,Sn, As, Cd) • Asphyxia : keadaan dimana darah & jaringan keurangan O2 • Alergi : Reaksi berlebih terhadap materi tertentu (debu organik & anorganik) • Kanker : Pertumbuhan sel yang tidak terkendali ( benzidin& garam-garam, Cr) • Mutasi : Perubahan susunan & jumlah gen (radioaktif) • Teratogen: Cacat (redioaktif, helium) • Sistemik : Racun yang menyerang hambpir ke seluruh organ tubuh (Pb,Hg,Cd,F,Va,Ti,Tel) • Ekonomik : racun yang dibuat dan diperlukan untuk pembangunan ( pestisida, insektisida) e. Hidup/ biotis dan tidak hidup/ abiotis f. Kerusakan organ 2. Analisis/ Uji Toksisitas Dalam Peraturan Pemerintah No. 85 tahun 1999 pasal 6 disebutkan bahwa limbah B-3 dapat diidentifikasi menurut sumber atau uji karakterisasi atau uji toksisitas. Uji toksisitas adalah untuk menentukan sifat akut atau khronik limbah. Pada dasarnya pengujian toksisitas bertujuan untuk menilai efek racun terhadap organisme, menganalisis secara obyektif resiko yang dihadapi akibat adanya racun di lingkungan. Toksisitas akut terjadi pada dosis tinggi, waktu pemaparan pendek dengan efek parah dan mendadak, dimana organ absorpsi dan eksresi yant terkena. Sedangkan toksisitas khronis terjadi pada dosis tidak tinggi pemaparan menahun, gejala tidak mendadak atau gradual, intensitas efek dapat parah/ tidak. Jenis uji yang digunakan tergantung pada penggunaan zat kimia dan manusia yang terpapar. Ada beberapa tingkatan dalam uji toksisitas. Tingkat 1 Uji pemaparan akut : • Menggambar kurva dosis dan respon untuk kematian dan kemungkinan cacat tubuh • Uji iritasi mata dan kulit • Membuat saringan pertama untuk mutagenik aktivitas Tingkat 2. Uji pemaparan sub khronis • Menggambar kurva dosis dan respon (pajanan 90 hari) dalam 2 spesies, sebaiknya uji ini menggunakan rute pajanan pada manusia • Uji toksisitas pda organ, catat kematian, penurunan berat badan, hematologi, dan kimia klinis, membuat sayatan dari jaringan secara mikroskopis. • Menyiapkan saringan kedua untuk aktifitas mutagenik • Uji reproduktif dan cacat lahir (teratologi) • Uji pharmakokinetik dari hewan uji : absorbsi, distribusi, metabolisme dan eliminasi dari zat dalam tubuh • Melakukan uji perilaku • Uji sinergisme, potensiasi, dan antagonisme Tingkat 3 Uji pajanan khronis • Melakukan uji mutagenicity pada hewan mamalia • Melakukan uji karsinogenisisi pada hewan pengerat • Menguji farmakokinetik pada manusia • Melakukan uji coba klinis pada manusia • Bandingkan dengan data epidemiologi dari pajanan akut dan kronis Uji toksisitas dapat dilakukan secara kualitatif maupun kuantitatif. A. Uji Toksisitas Kuantitatif, Uji toksisitas kuantitatif misalnya dilihat dari segi organ yang terkena racun, misalnya hati, ginjal, sistem saraf dll. Uji toksisitas kuantitatif dapat juga dilihat dari gejala yang timbul mekanisme racun terhadap organ mulai pada tingkat selluler, ke tingkat jaringan, dan sampai pada tingkat organ, serta menimbulkan gejala – gejala fibrosis, granuloma, karsinogenik, teratogenik dll. Dan banyak lagi zat kimia dalam betuk logam dan non logam yang juga dapat menyebabkan efek seperti disebut di atas. B. Uji/Analisis Toksisitas Kuantitatif Uji toksisitas secara kuantitatif dapat ditinjau dari lamanya waktu, yang dapat diklasifikasikan menjadi toksisitas akut, sub-akut, khronis. Toksisitas akut adalah efek total yang didapat pada dosis tunggal/multipel dalam 24 jam pemaparan. Toksisitas akut sifatnya mendadak, waktu singkat, biasanya reversibel. Toksisitas khronis sifatnya permanen, lama, konstan, kontinu, irreversibel Uji toksisitas atas dasar dosis dan waktu berarti spesifik toksisitas akut/ khronis. Dosis adalah jumlah racun yang masuk ke dalam tubuh, besar, kecilnya menentukan efek. Sedangkan efek dosis ini merupakan fungsi dari usia, jenis kelamin, berat badan, portal of entry, frekuensi, interval waktu, kecepatan eksresi, kombinasi dengan zat lain. Terdapat beberapa istilah mengenai dosis yaitu yang umum digunakan adalah Lethal Dosis (LD) : yaitu dosis yang mematikan X % hewan uji dengan satuan berat/berat badan. Dikenal LD10, LD50, LD100, Min LD dan Dosis Therapheutik yaitu dosis yang tepat untuk pengobatan. atau dapat juga dilihat dari konsentrasi LC10, LC5O, LC100. Di dalam PP 18 tahun 1999 dikatakan bahwa limbah yang termasuk limbah B3 adalah limbah lain yang apabila diuji dengan metoda toksikologi memiliki LD50 di bawah nilai ambang batas yang telah ditetapkan yaitu 15 g/kg berat badan. Sedangkan dalam PP No 85 tahun 1999 dikatakan bahwa bila nilai LD50 secara oral lebih besar dari 50 mg/kg berat badan, maka terhadap limbah yang mengandung salah satu zat pencemar pada lampiran III PP tersebut harus dilakukan evaluasi sifat khronis, yaitu mutagenisitas, karsinogenisitas, teratogenisitas. Uji toksisitas biasanya dilakukan dengan menggunakan hewan uji seperti mencit, tikus, kelinci, monyet, anjing dan lain-lain. Pemilihan hewan uji tergantung pada jenis toksikannya dan ketersediaan dana. Setelah diperoleh hasil uji toksisitas, untuk dapat diketahui efeknya terhadap manusia, maka perlu dilakukan extrapolasi. 3. Analisis Efek Bahaya dalam Ekotoksikologi Di dalam ekotoksikologi komponen yang penting adalah integrasi antara laboratorium dengan peneltian lapangan (Kenndall and Akerman, 1992). Pendekatan eksperimental digunakan dalam analisis bahan berbahaya yang berpotensi menimbulkan efek dapat dikembangkan pada beberapa tingkat yang berbeda kompleksitasnya, tergantung pada target dari studi suatu organisasi misalnya satu spesies, populasi, komuniats atau ekosistem. Hal ini tergantung pada tipenya seperti panjang dan pendeknya waktu kematian, khronis atau respon pada sub-khronis, kerusakan reproduktif. Sehingga diperlukan kesepakatan diantara kenyataan ekologi dan kesederhanaan dalam prosedur serta interpretasi hasil. 4. Jenis-jenis Uji Ekotoksikologi Dalam uji ekotoksikologi terdapat lima jenis uji yang ditentukan berkaintan dengan keperluan yang berbeda. Biasanya digunakan pada ikan (Alabaster and Lioyd, 1982), tetapi hal ini akan lebih mudah diterapkan pada tipe organisme , air dan terestrial. Kelima jenis uji tersebut adalah sebagai berikut :  Skrining toksisitas dari zat kimia, secara teoritis, semua bahan kimia dapat ditemukan di dalam lingkungan akuatik sebagai hasil dari pembuangan, atau sebagai tempat akhir yang berasal dari air, tanah dan udara. Jenis uji ini juga digunakan untuk menentukan kemampuan toksisitas dari suatu kelompok zat kimia atau produk yang mungkin ditemukan selama perjalanan masuk ke sungai atau danau, sehingga penggunaan bahan berbahaya daoat du unvestigasi. Uji ini sudah menjadi standar.  Pemantauan toksisitas dari sumber limbah atau tempat pembuangan akhir, umumnya standar kualitas untuk efluen/ keluaran dipecahkan dengan analisis kimia. Walaupun kandungan efluen tercampur dan kompleks, yang sangat berbahaya bagi perikanan dan sukar untuk dianalisis, uji toksisitas pada ikan digunakan untuk mengestimasi risiko dan uji sederhana digunakan untuk pemantauan dari efluen. Uji ini disebut sebagai uji pemantauan efluen dan dinyatakan dalam penampilan yang sama untuk badan air penerima.  Pemantauan toksisitas untuk pengajuan peraturan, standar kualitas untuk efluen yang diuraikan di atas perlu dilegalkan, penetapan batas, membuat prosedur standar adalah penting untuk menetapkan bukti pada bagian hukum. Dengan membandingkan dengan standar toksisitas ikan.  Analisis sensitivitas dari lingkungan alamiah, telah diterangkan di atas bahwa sungai dapat terkontaminasi oleh berbagai sumber yang membawa bahaya bagi pengguna air di bagian hilir.  Uji kriteria kualitas air, banyak sekali pencemaran lingkungan yang terjadi pada lingkungan air sebagai tempat akhir pembuangan baik industri maupun rumah tangga.Beberapa zat kimi akab berada dalam ekosistem dalam waktu yang cukup lama, mungkin juga permanen, sehingga perlu dilakukan analisis bahaya, formulasi kriteria kualitas air dan standar kualitas air. (from : http://bushido02.wordpress.com/2007/11/08/ekotoksikologi-lingkungan/ )
Share READ MORE - Toksikologi Lingkungan

Minggu, 15 Juli 2012

Hati atau Cinta?

10 Mei 2012, 19.00 WIB Hatiku kini terpatri hanya untuk satu hati Satu hati entah untuk siapa? Kemana akan kuberikan? Aku bingung... Hati? Cinta? Apa itu Cinta? Perasaan yang kadang manis atau malah menyakitkan? Darimanakah makna itu lahir? Apakah lahir seperti seorang bayi dari rahim bunda? Siapa tahu makna itu lahir darimana? Dari atas langitkah?
Share READ MORE - Hati atau Cinta?

Senin, 09 Juli 2012

Harapan :)

malam itu aku mencoba menitipkan sebuah keinginan
keinginan yang tlah lama aku pendam
keinginan yang tlah membuat ku tergetar bila mengingatnya...
ku coba titipkan keinginan itu...
satu kali, tak sampai
dua kali, tak sampai
hingga...
99 kali pun tak sampai juga
aku sampaikan lagi...
kali ini aku yakin...
kali ini aku mengharapkan
100 kali keinginan tlah kusampaikan...
tak ada kabar...
aku menunggu...
gelisah, galau, berkecamuk...
aku mulai putus asa?
apa mungkin Sang Agung belum meridhoi jalan ini?
apa mungkin Sang Agung mempunyai rencana lain?
ah...kutepiskan pikiran buruk itu jauh2
aku masih saja meronta, menangis,
hanya jalan itu yang kumau...
hanya jalan itu yang aku damba
hingga aku mulai kehabisan kesabaran...
mungkin Sang Agung mulai mengerti dan membukakan jalan untukku...
jalan yang ku mau...
akhirnya dalam genggaman



Share READ MORE - Harapan :)

Jumat, 29 Juni 2012

Cara Menjadi Remaja Baik tapi Tetap Gaul

Siapa sih yang nggak pengen dikatain anak gaul, apalagi bagi kita-kita yang menginjak usia remaja sekarang ini. Tapi, masih banyak loh remaja yang salah pengen gaul tapi salah pergaulan. Contohnya ya, merokok, minum minuman keras, seks bebas, balapan liar bahkan narkoba. Coba deh bayangin masa depan kita dan mereka, kalo kita melakukan hal semacam itu?.
Jadi gimana sih jadi remaja baik tapi tetap gaul...intip tips berikut dari Ira yak ...
>,<

1. Be Yourself
2. Jangan cepat marah
3. Jadilah pribadi yang ramah dan selalu tersenyum (tapi senyumnya jangan berlebihan ntar dikira gila loh...hehehehe
4. Tunjukkan semua bakat yang kamu miliki atau potensi yang ada didiri kamu
5. Jangan mudah mengeluh
6.Jangan membicarakan dirimu terus
7.Peka terhadap suasana hati teman
8.Jangan bersikap plin-plan
9.Be Creative
10.Jangan pernah mendendam
11.Cukin orang yang suka berpikir negatif
12.Jangan jadi orang yang negatif thinking
13.Tujukan jiwa kepemimpinanmu, tetapi bukan BOSS
14.Coba hal baru yang positif
15.Milikilah ambisi yang positif
16.Jangan bau badan dan bau mulut
17.Penampilan rapi, dan modis
18.Berani mengeluarkan pendapat yang positif
19.Jauhi NARKOBA
20.Milikilah sikap yang easy going alias asyik dan positif
21. Berilah pujian yang tulus kepada teman
22. Berterima kasihlah dan jangan bersikap sombong
23. Pandanglah lawan bicaramu saat berbicara
24.Perhatikan hal-hal kecil yang ada pada temanmu
25.Jangan menjadi si jutek

Semoga tips diatas berguna buat kamu-kamu yaa
:D
Share READ MORE - Cara Menjadi Remaja Baik tapi Tetap Gaul

Senin, 25 Juni 2012

PENTINGNYA PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK


Perkembangan psikologis anak itu hal yang sangat penting untuk perkembangan anak-anak Anda. Bagaimana tidak? Tingkat emosional anak berbeda-beda, ada yang bertempramental tinggi, ada yang biasa-biasa saja. Tapi, coba Anda bayangkan bila Anda memberikan tekanan-tekanan batin kepada mereka, dengan egoisan Anda sebagai orangtua. Kebanyakan orangtua sangat memaksakan kehendak mereka semau mereka sendiri, tapi tidak menutup kemungkinan masih banyak orangtua yang sangat menghargai privasi anak mereka, keinginan mereka sendiri. Dengan banyak kecaman, tekanan, dan hal-hal yang mungkin bisa memperparah tingkat psikologis anak itu sendiri.
Pentingnya perkembangan psikologi ini jelas karena mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi keberhasilan, hubungan sosial dan kesejahteraan seseorang individu pada masa depannya. Orangtua adalah pemberi kasih sayang yang mendasar. Orangtua mempunyai pengaruh yang kuat terhadap perkembangan psikologi anaknya. Orangtua yang mengabaikan dan juga yang memukul anaknya akan menghalangi perkembangan psikologi yang sehat. Orangtua pada waktu yang sama sekiranya diberi pengetahuan yang mencukupi yang terdiri dari ketrampilan-ketrampilan dan dukungan, akan dapat menjalankan tugas mereka dengan baik. Ini adalah karena pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan dengan optimal untuk lebih memusatkan lagi perkembangan psikologi anaknya.
Inilah beberapa manfaat perilaku yang bisa dilakukan sehari-hari terhadap anak Anda ataupun adek Anda sekalipun :D
Pelukan orang tua kepada anak dapat menimbulkan ikatan batin dan kasih sayang yang kuat antara anak dan orang tua. Mendapat pelukan berarti mendapat dukungan, dan bagi yang memeluknya berarti akan menimbulkan rasa percaya diri. Kehadiran hormon endomorfin yang muncul saat berpelukan dapat mengurangi ketegangan saraf dan serta tekanan darah. Bahkan penelitian di university of Itali menunjukkan data, bahwa anak yang sering mendapat pelukan dari orang tuanya akan lebih efektif sembuh dari depresi, dan akan timbul rasa percaya dirinya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan. Bahkan pelukan saat inisiasi dini, sesaat bayi terlahir ke dunia, akan mentransfer sejenis mikroorganisme yang membuat daya tahan tubuh bayi akan semakin kuat. Dan ketika pelukan dengan rasa sayang ini di teruskan hingga masa kanak-kanak dapat menjadikan pribadi anak yang tidak gampang stress (Penelitian Journal of Epidemiology and Community Health). Jangan percaya pada mitos yang mengatakan bahwa anak yang sering mendapat pelukan akan menjadi cengeng, bahkan sebaliknya, secara psikologi, anak yang sering mendapat belaian, sentuhan dan pelukan kasih sayang dari orang tuanya akan tumbuh menjadi anak yang penyayang, pertumbuhannya sehat, akan merasa nyaman dan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi.
Peluklah anak anda sebelum anda berangkat kerja, toh memeluk anak tidak akan membutuhkan waktu yang begitu banyak. Peluklah yang tulus, jangan tergesa-gesa, curahkan segala rasa sayang dan cinta anda saat anda memeluk anak anda. Saat anda pulang kerja, meskipun anak sudah tertidur pulas, peluklah dia meskipun sedang tidur. Sesekali sisakan waktu untuk tidur bersamanya dan memeluknya. Meskipun berada di alam bawah sadar, pelukan orang tua saat tidur tetap dapat memerkuat bonding antara orang tua dan anak, karena saat mereka tidur, anak-anak masih berada dalam gelombang alpha, dimana masih bisa untuk menerima rangsangan dan getaran dari perasaan cinta dan kasih sayang orang tuanya.



Share READ MORE - PENTINGNYA PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK

Lirik Lagu Good Time - Owl City

Ayoo...bagi kalian yang suka banget sama lagunya Owl City...
Ada lirik Good Time, cekibrotttt guys....

Owl City Good Time (feat. Carly Rae Jepsen) Lyrics
Woah-oh-oh-oh
It’s always a good time
Woah-oh-oh-oh
It’s always a good time
Woke up on the right side of the bed
What’s up with this Prince song inside my head?
Hands up if you’re down to get down tonight
Cuz it’s always a good time.
Slept in all my clothes like I didn’t care
Hopped into a cab, take me anywhere
I’m in if you’re down to get down tonight
Cuz it’s always a good time
Good morning and good night
I wake up at twilight
It’s gonna be alright
We don’t even have to try
It’s always a good time
Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh
It’s always a good time
Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh
We don’t even have to try, it’s always a good time.
Feet down dropped my phone in the pool again
Checked out of my room hit the ATM
Let’s hang out if you’re down to get down tonight
Cuz it’s always a good time
Good morning and good night
I wake up at twilight
It’s gonna be alright we don’t even have to try
It’s always a good time.
Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh
It’s always a good time
Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh
We don’t even have to try, it’s always a good time.
Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh
It’s always a good time
Woah-oh-oh-oh Woah-oh-oh-oh
We don’t even have to try, it’s always a good time.
Doesn’t matter when

Share READ MORE - Lirik Lagu Good Time - Owl City

E-book Raditya Dika ^^v

Haloo semua...
ayoo yang mau baca e-booknya abang Raditya Dika. Silakan download di sini yak, maaf cuma punya beberapa saja...
^o^
http://www.4shared.com/rar/mgZSRocu/KambingJantan.html
http://www.4shared.com/rar/PHlS7_bO/cintabrontosaurus.html
Share READ MORE - E-book Raditya Dika ^^v

Cara Menghilangkan Stress

Pasti sebagian besar dari kita pernah mengalami gejala strees,,entah itu stress karena pekerjaan, cinta, ataupun keluarga. Nah...kali ini ira mau posting nih soal "Cara Menghilangkan Stress" buat kamu kamu yang mungkin merasa stress karena beban hidup
cekibrotttt!!
^o^
1. Jalan cepat

Menurut Shawn Talbott, Ph.D, ahli Biokimia yang juga pengarang buku The Cortisol Connection, jalan cepat 30 menit menghasilkan khasiat meredakan stres yang sama dengan lari 30 menit di treadmill. Hal ini karena jalan cepat dapat meningkatkan produksi serotonin dan endorfin, zat-zat kimia di otak yang dapat memberikan rasa relaks. Nah, bila sedang penat dengan aktivitas kantor atau urusan rumah tangga, tak ada salahnya meluangkan waktu 30 menit saja untuk melakukan jalan cepat. Lakukan di taman atau berjalanlah di sepanjang selasar kantor. Bila memungkinkan lakukan ketika jam makan siang. Caranya dengan memilih tempat makan yang jauh kemudian kembalinya, lakukan sambil berjalan cepat.

2. Makan Cokelat

Cokelat memang asyik dimakan. Rasanya yang khas kerap membuat ketagihan. Tak hanya itu, cokelat juga memiliki khasiat menenangkan stres karena memiliki kandungan phenylethylamine. Phenylethylamine adalah suatu substansi mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan tryptophane ke dalam sel otak yang kemudian pada gilirannya menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah munculnya perasaan senang dan perbaikan suasana hati. Karenanya, kala sedang gundah atau stres, mengonsumsi cokelat terasa sangat nikmat dan menenangkan.

3. Nonton film komedi

Menonton film komedi atau sitkom, pastinya akan mengundang tawa. Ternyata, aktivitas ini mampu menurunkan stres. Tak perlu lama cukup 15–30 menit saja. Menurut penelitian ketika seseorang tertawa terbahak-bahak saat menonton film komedi maka pembuluh arterinya akan melebar sehingga dapat mengurangi ketegangan yang jadi penyebab terjadinya stres. Usai tertawa, Anda pasti akan merasa bahagia dan mental Anda kembali tenang. Saat tertawa tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang memberikan rasa nyaman bagi tubuh (sebagai penenang alami). Selain itu, ketika tertawa, peredaran darah dalam tubuh pun menjadi lancar, kadar oksigen dalam darah meningkat, dan teknanan darah pun kembali normal. Jadi, tertawalah karena itu membuat Anda berbahagia dan menyehatkan.

4. Mencamil Kacang

Ketika hati sedang gundah, banyak yang mengalihkan keresahannya dengan makan. Jangan asal makan, pilihlah setengah cangkir kacang-kacangan (kacang tanah, kacang mede, kacang almond). Makan kacang-kacangan dapat membantu mengatasi semangat yang naik turun. Buku Optimum Health karangan Stephen T. Sinatra M.D., menyebutkan kacang-kacangan mengandung magnesium, salah satu zat penenang alamiah.

5. Mendengarkan Musik

Mendengarkan musik sambil bersantai atau melakukan aktivitas tertentu dapat mengurangi stres. Sebuah riset yang dilakukan di Michigan State University menyebutkan mendengarkan musik yang disukai (bukan musik keras atau ingar bingar) sangat menenangkan. Musik membuat pernapasan dan denyut jantung menjadi lambat sehingga terjadi penurunan hormon stres kortisol sampai 25%. Jadi, tak ada salahnya mempersiapkan CD atau kaset yang berisi musik-musik menenangkan di kantor atau pada kendaraan sehingga saat stres menyerang, Anda tinggal menangkalnya dengan mendengarkan musik.

6. Berendam air panas

Siapkan air hangat untuk mandi. Pasanglah musik yang menenangkan. Peraskan setengah bagian jeruk lemon, campur dengan 3 tetes minyak esensial lemon, 2 tetes minyak pepermin, dan 3 tetes minyak esensial pinus, masukkan ke dalam air. Lalu, taburkan irisan jeruk lemon dan daun min segar ke dalam air. Gunakan air tersebut untuk berendam selama kurang lebih 15 menit. Ini akan membuat tubuh menjadi lebih relaks karena ketika tubuh berendam dalam air panas terjadi pelebaran pembuluh darah yang berarti meningkatkan peredaran darah ke seluruh tubuh. Tubuh pun terasa lebih nyaman.



sumber : www.enformasi.com/2010/05/cara-menghilangkan-stres.html
Share READ MORE - Cara Menghilangkan Stress

Template by:

Free Blog Templates