Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

PENGHIJAUAN 14 RIBU POHON BEKERJA SAMA DENGAN PDAM, KODIM DI DESA GENILANGIT MAGETAN

Pagi itu, tanggal 27 Februari 2013 hari Rabu, saya bersiap-siap berangkat ke kampus jam 06.30. Kenapa berangkat jam 06.30? Karena sebenarnya saya diminta untuk ikut dalam penghijauan, waktu itu lokasi dan tempat masih dirahasiakan. Setelah semua berkumpul di kampus, selanjutnya saya dan teman-teman lain bersama anggota PDAM Magetan ( Bapak Gunawan dan yang lain). Bersama-sama naik mobil box (bagian belakang terbuka), seru juga sih 
Memang belum pernah sih perjalanan ke gunung seperti itu, hehehhe (pengalaman juga). Perjalanan disana sangat seru dengan guyonan para teman-teman dan kakak tingkat, dengan jalan yang berkelok-kelok khas jalan di pergunungan 
Setelah sampai di lokasi penghijauan di Desa Genilangit, sebuah tenda telah terpasang di SDN 2 Genilangit dan TK Siti…(Kepanjangannya lupa, hehehehe). Kami diminta untuk gladi bersih bersama siswa-siswa SD dan TK, dengan menyayikan lagu “Selamat Datang” disepanjang jalan saat Bapak Bupati datang. Pembagian tugas dengan 4 orang akan menjadi pemandu saat Bapak Bupati menanam dan melakukan penghijauan bersama Komandan Kodim dan Dirut PDAM ( Mbak Try memandu Bapak Bupati, Saya memandu Komandan Kodim, Mbak Mella memandu Dirut PDAM, dan Insan bersiap dibawah dengan ember dan handuk beserta sabun cuci tangan), dan sisanya akan menyerahkan pohon Po’o kepada Dirut PDAM diserahkan kepada warga (Lurah Genilangit) dan sisanya lagi akan menyerahkan sepatu boot (kalau-kalau Bapak Bupati tidak membawa sepatu ket dan ingin memakai sepatu boot). Partisipasi warga terlihat sekali disana dan antusiame warga pun terlihat, berjajar dirumah-rumah menyambut Bapak Bupati dan sebagian warga juga bergotong royong untuk memasak makanan (prasmanan). Tak lupa juga ternyata Pak Sigit Gunawan, M.Kes, yaitu Ketua Prodi Kesehatan Lingkungan Kampus Magetan pun ternyata juga hadir loh, bersama 2 ibu dosen kami.
Lama menunggu Bapak Bupati datang, kami bersama warga dihibur oleh dangdut dan campursari. Jam 11.00 siang, kami bersiap menyambut kedatangan Bapak Bupati, berjajar dn menyanyikan lagu “Selamat Datang” bersama anak-anak SD. Acara pun dimulai dari sambutan Bapak Dirut PDAM sampai sambutan Bapak Bupati, dan penyerahan pohonn po’oh kepada Lurah Desa Genilangit. Acara inti adalah penanaman pohon po’oh, kenapa harus pohon po’oh bukan pohon-pohon yang lain? Karena pohon po’oh sangat cocok ditanam dipegunungan selain itu, dapat membuat struktur tanah di pegunungan stabil. Ke-4 orang tadi memandu ke tempat penanaman pohon po’oh dengan diiringi para jajaran pejabat, wartawan dll. Saya pun memandu Bapak Komandan Kodim untuk menanam pohon po’oh tersebut.
Setelah acara penanaman selesai (ternyata penanaman secara simbolis saja, 14 ribu pohon lagi akan ditanam warga Genilangit beserta para awak Kodim), acara makan-makan pun dimulai dan terasa sekali sikap kekeluargaan mereka, seluruh wargapun langsung menyantap makanan, tak ketinggalan para petinggi Kab.Magetan itu.
Sekitar jam 13.00 siang, kami pulang, dan mampir sebentar di sebuah wihara (karena dulunya Desa Genilangit adalah pusat agama hindu &budha) dan diatasnya lagi ada sebuah makam sesepuh Ki Ageng …. (Lupa namanya, hehehehe)
Woww….perjalanan penuh adrenalin, seru, tak lupa guyon-guyonan setiap perjalanan pulang ke kampus 

Share READ MORE - PENGHIJAUAN 14 RIBU POHON BEKERJA SAMA DENGAN PDAM, KODIM DI DESA GENILANGIT MAGETAN

Rabu, 19 Desember 2012

Nothing Imposible, Guys!

Tidak ada yang nggak mungkin didunia ini, selalu tanamkan keyakinan ini dalam hati kalian. Tapi ya jangan ngoyo-ngoyo juga loh ya :), akan fatal akibatnya. Oke...oke.

Hey...apa yang kalian fikirkan hari ini? Kalian mengeluh? Kalian putus asa karena apa yang kalian kerjakan akan sia-sia. Jauhkan fikiran itu dari hati dan otak kamu.
Apa yang kalian kerjakan saat ini tidak akan sekejap langsung jadi kan? Butuh proses mbak, mas, tante, opa, oma (siapapun deh yang baca tulisan saya ini). Yakinkan kalo semua itu bakal terjadi, tapii butuh proses, dibaca sekali lagi "BUTUH PROSES", perjuangan, dan yang paling penting adalah "DOA" kamu sendiri.

Jangan harap semua yang kamu kerjakan itu bakal "clinggg" adakadabra langsung didepan mata, no...no...no. Tapi tetapkan dalam hati dan otak kamu kalo "Nothing Imposible", semuanya nggak ada yang nggak mungkin kalo kita masih mau berusaha dan berdoa.

Pernah denger cerita para nabi kita dulu yang memperjuangkan agama islam, atau pahlawan-pahlawan kita yang dulu berjuang merebut kemerdekaan Indonesia?. Pikirkan lagii... Apakah perjuanganmu sudah seperti mereka?. Bersusah payah mereka memperjuangkan apa yang selama itu mereka impikan dan mereka khayalkan. Tapi mereka tetap berusaha, walau musuh bersenjata pistol yang modern, atau bom yang gede, dan pahlawan kita? hanya bersenjatakan bambu runcing, guys! Bayangkan!!

So...untuk mencapai target yang kamu impikan,
1. Targetkan apa yang kamu ingin capai, penting loh ini.
2. Berusaha, itu perlu karena ga akan berhasil tanpa usaha kalian sendiri. Emang kalo mau terwujudkan kudu pake duku? Musrikkk tau :)
3. Berdoa dan ikhtiar, kalo semua yang diatas uda di lakuin, hal terakhir dilakukan adalah berdoa dan berikhtiar

So...NOTHING IMPOSIBLE :)


Share READ MORE - Nothing Imposible, Guys!

Senin, 17 Desember 2012

Hari Terakhir Praktek Kampus :)

Memasuki sebuah ruangan, berjejer-jejer teman-temanku di depan kelas, kubuka pintu dan memasuki ruangan. Wussssssss...brrrr...dingin sekali ruang kelasku :'(
Uda magetan dingin sehabis diguyur hujan, ini AC dua-duanya dinyalakan, makin menambah dingin ruang kelasku.

Hari terakhir praktek kuliah Kesehatan Lingkungan, hmmm...apa kira-kira yang terjadi?
Wajah-wajah muram temanku, kebingungan mereka akan laporan praktikum, yang inilah yang itulah, kurang ini, kurang itu, kurang daftar isi, kata pengantar, lucu sekali melihat mereka begitu.

Hari ini tanggal 17 Desember 2012, menunggu dosen, Pak Trimawan. Karena hari ini aku dan teman-teman akan melakukan praktek agama. Hari pertama,pengarahan dari Pak dosen :)

Good luck today for me ^_^
Share READ MORE - Hari Terakhir Praktek Kampus :)

Minggu, 16 Desember 2012

Ilmu itu Ada Dimana-mana

Pagi ini, 16 Desember 2012,
Di Gedung PPI-Magetan, muda mudi terlihat sedang asyik di depan teras gedung berlantai dua tersebut. Hmm...kira-kira ada apa ya??. Rupanya mereka sedang mengantri registrasi untuk mengikuti Seminar blog "Blog Goes To Magetan", begitulah tema yang diusung oleh Komunitas Blogger Magetan dan KOMINFO. Aku dan kedua temanku, hmm...tambahin lagi 4 orang kakak tingkat :)

Memasuki area gedung tersebut, dibuat takjub banyaknya peminat yang datang dalam seminar tersebut. Wooow!...Parkir motor dulu disamping gedung PPI, masuk, tapi registrasi dulu loh, dapet no urut 58, si bapak panitia nyeletuk,"Ini nanti no urutnya di undi loh?", Aku yang sedang menulis nama di lembaran daftar hadir,"Ah...masak pak?", si bapak,"Iya bener, ditunggu nanti didalam ya". Seusai ngobrol singkat dengan si bapak, ambil fotocopi-an materi, ditambah snack (kagak ketinggalan nih).

Mendapat tempat duduk no 2 berderetan dengan kakak tingkat dan di antara anak SMA (merasa muda deh jadinya, ups...tua yaa :P).Acara sesi pembuka dari Kepala Dinas KOMINFO di lanjut dengan doa pembuka, dan dipandu oleh seorang wanita cantik (mbak siapa yaa tadi namanya -_-"), dan pengisi materi.
Wah...Seneng banget, dapet berkumpul dengan anak-anak SMA, komunitas blogger dari Magetan sendiri dan ngawi, punya temen baru deh rasanya.
Materi yang saya dapatkan dari Seminar blog tersebut antara lain;
a)Bagaimana cara kita menulis dengan baik dan benar, yang dapat menarik si pembaca itu sendiri (Pembicara dari Radar Madiun), banyak tips-tips yang telah dikemukakan oleh si bapak ini :)
b)Bagaimana cara membuat blog, kontent-kontent yang tersedia dari blog, dan kalo mau mendaftar untuk menjadi anggota komunitas "Pring Sedaphur Club" dan cara registrasi anggota (Pembicara dari Komunitas Blogger Magetan)
c) Bagaimana mendaftar SEO, trus bisnis online, sejarah terbentuknya komunitas blogger "Benteng Pendhem Club" Ngawi juga loh dan bagaimana cara registrasi menjadi anggotanya juga (Pembicara dari Komunitas Blogger Ngawi)

Di sesi pertanyaan, maksud hati untuk bertanya terbentur dengan rasa ingin bertanya (loh...jangan ditiru yaaa!). Dapet dorprize deh yang bertanya :'(
Di akhir acara, undian berhadiah...ahlamdulilillah ya sesuatu, no 58 atas nama Ira Mustika Ningrum disebutin :)
bangga juga dong...hehehhee

Hmm...uda dulu yaa nulisnyaa... :)
Besok di sambung lagii,, oke :)
Share READ MORE - Ilmu itu Ada Dimana-mana

Minggu, 15 Juli 2012

Hati atau Cinta?

10 Mei 2012, 19.00 WIB Hatiku kini terpatri hanya untuk satu hati Satu hati entah untuk siapa? Kemana akan kuberikan? Aku bingung... Hati? Cinta? Apa itu Cinta? Perasaan yang kadang manis atau malah menyakitkan? Darimanakah makna itu lahir? Apakah lahir seperti seorang bayi dari rahim bunda? Siapa tahu makna itu lahir darimana? Dari atas langitkah?
Share READ MORE - Hati atau Cinta?

Senin, 25 Juni 2012

E-book Raditya Dika ^^v

Haloo semua...
ayoo yang mau baca e-booknya abang Raditya Dika. Silakan download di sini yak, maaf cuma punya beberapa saja...
^o^
http://www.4shared.com/rar/mgZSRocu/KambingJantan.html
http://www.4shared.com/rar/PHlS7_bO/cintabrontosaurus.html
Share READ MORE - E-book Raditya Dika ^^v

Senin, 12 Maret 2012

MAKHLUK PALING LEMBUT SEDUNIA

Apa yang kalian pikirkan tentang judul di atas? Mungkin di pikiran kalian adalah, terlalu lebai lu, hmm…apa ya?, gue ga tau. Hahaha….tenang dulu. Jangan pada panik plus jangan berfikiran negatif dulu yaaa.
          Kalian semua mungkin pada pernah patah hati kan? Gue juga pernah ngerasain hal itu. Lama banget buat ngilangin tuh sakitnya. Pernah di pikiran gue, “Kenapa  nggak gue kasih betadine aja ya, biar cepet sembuh?”, hahaha “gooobbbbbblllokkk”. Saat dia bilang gini “mendingan kita putus aja deh. Kamu sekarang gitu, apa-apa kamu atur trus. Gak boleh gini, gak boleh gitu” dan gue bilang “Aku ngelakuin itu karena aku sayang ma kamu. Kamu tau kan?”. (Percakapan diatas harusnya disensor, karena terlalu norak). Dan gue resmi putus dari tuh cowo atau lebih tepatnya mantan gue. Berhari-hari gue  nangis, kurung diri di kamar, hancurin barang yang uda dia kasih, hancurkan dan bakar!!.
          Emang hati wanita tu rapuh banget ya? Walaupun sang wanita tegar sekalipun!!. Termasuk gue. Gue aja kalo uda sayang banget trus diputusin, huftt…untuk melupakannya pun lamaaaaaaa sekaliiii. Misal kenalah baru 2 hari, trus tembak, pacaran, selang beberapa hari kemudian kita putus, nah..buat melupakannya itu sampai 2 tahun baru bisa lupa (hehe…lebai banget ya).
          Pernah temen gue cerita ke gue (curhat ceritanya). Tampang si temenku gue ini sih ga jelek-jelek amat yaa. Tampang standart lah…hahaha. “Ir…gue jatuh cinta”,kata si dia. “Cinta sama sapa loe? Perasaan selama ini loe ga pernah pacaran deh”, tanya gue penasaran. “Gue suka sama si X, yang sekolah di SMA X, dan bla-bla-bla”. Gue manggut-manggut aja sebagai temen yang baik hati, tidak sombong, rajin menabung, sayang orang tua, sayang nenek kakek, sayang binatang gue juga (hahaa…kepanjangan). “So….???”. “Gue suka ma dia. Gue pengen jadi ceweknya dia”. Mata kita bertemu, “oh…anak ini lagi jatuh cintrong”. “Uda loe ajak dia ketemuan dimana gitu”. “Hmm…oke deh gue coba ntar. Gue coba sms dia, basa basi doank sih”. “Semangat teman”, kata gue sambil menepuk pundaknya memberi semangat.
          Uda 2 hari gue ga ketemu sama temenku itu,”Tuh bocah kemana ya? Tumben ga nongol-nongol tuh hidungnye”. Baru aja diomongin, tiba-tiba dia datang dengan mata sembab, matanya merah, habis nangis.”Kenapa loe? Loe nangis ya?”. Dia masih sesenggukan sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. “Loe kenapa sih? Cerita ke gue!”. “Gu…uu…ee…ditolak. Huuuuuaaaaaaaaaa”,tangisnya pecah menggema ruangan kelas. “Uda…uda…jangan gitu. Mungking dia bukan yang terbaik untuk loe”. “Gue uda terlanjur jatuh cinta ma dia,Ir. Dia itu perfect banget. Gue banget!. Kamu ngerti donk perasaanku kayak gimana!. Sakit,Ir. Sakit. Sakitnya nggak ketulungan!”,jawabnya disela-sela tangisnya sambil menatap wajah jerawatan gue. “Iya…gue tahu. Uda jangan nangis gitu!”, gue mencoba menenangkan.
          Nah…cerita fakta di atas uda mewakili semuanya. Bahwa setiap manusia pasti gampang jatuh cinta, tapi terlalu sulit melupakan cinta tersebut. Yah…gue juga pernah ngerasain hal serupa. Hal yang lebih menyakitkan lagi, sulit untuk dilupakan. Seperti iklan di tivi, “Karena Wanita Ingin Dimengerti”. Yaaa…setidaknya saat gue tulis ini, gue lagi ngejomblo. Alhamdulillah, gue seneng banget waktu memegang predikat jomblo tersebut. ^^
Share READ MORE - MAKHLUK PALING LEMBUT SEDUNIA

DIA SAHABATKU

Mentari datang dan menyapaku pagi itu, “SEMANGAT PAGI DUNIA”. Ya … pagi itu mentari seakan ingin mengajakku ke tubuhnya yang hangat itu. O iyaa….hari ini hari pertamaku masuk sekolah, setelah sekian tahun libur (hehehe…alayy deh ya). Menempati kelas baru, semangat baru pula, apapun serba baru bagiku. Jam 05.45 aku mulai bersiap-siap untuk ke tempat kesayangaku, that is my lovely school ^^. Karena sekolahku yang lumayan jauh  plus aku masih umur 16 tahun, ga boleh bawa motor kalo sekolah, ke sekolahpun naik bus, trus berhenti ke terminal oper naik angkutan deh (repot banget deh ya).
          “Selamat pagiiii teman…”, sapaku pada Andini, temanku. “Hey…pagi juga”, jawabnya gembira. “Kelas kita dimana nih. Bingung nih sama denah di madding”. “Kayaknya kita di lantai 2 deh. Kesana aja deh, yukk”, katanya sambil menarik tanganku. Tangga demi tangga aku lalui, dan sampailah di kelas XI IPA 2, kelas baruku. Aku duduk di deretan nomor 2 dari depan, pojok sendiri (duduk di situ sih terpaksa, uda ga ada tempat sih).
          “Teett…tettt”, bunyi bel sekolah menandakan semua kelas masuk ke dalam kelas masing-masing. Pagi itu ada sosialisasi dari wali kelas, pemilihan ketua kelas plus penataan bangku kelas juga (maksudnya yang duduk di atur sama wali kelas). Kali ini aku yang jadi sasaran dari wali kelasku, tempat dudukku di pindah. Kelasku yang menghadap timur, papan tulis menghadap timur, dan siswanya menghadap barat, tempat dudukku yang semula di sebelah selatan, disuruh ganti di sebelah utara. Di tempat duduk sebelah selatan, aku ga terlalu kenal teman-temanku yang duduk sebelah selatan. Akhirnya aku duduk sebelah Diana. Semula canggung juga sih kenal sama dia, tapi lama kelamaan dia orangnya asik plus baik, walau sifatnya yang keras. Memang Diana temanku itu pendiriannya keras banget. Sejak saat itulah, kami akrab, kemana-mana berdua, kalo aku ga punya uang jajan, Dianalah yang selalu membelikanku jajan atau meminjamiku uang.
          Diana yang pintar dalam berhitung, dan aku pandai dalam bahasa. Kita klop banget kan? Kalo aku ga ngerti soal rumus matematika atau ga bisa ngerjain, aku tanya deh ke Diana. Kalo Diana ga ngerti soal rumus bahasa inggris atau ga bisa, dia juga tanya ke aku. Hari-hari kami, kami jalani dengan bahagia. Aku selalu menceritakan Diana kepada ibuku. Makan bareng, berangkat sekolah bareng, saling curhat. Yes….i’m happy.


          Persahabatan ku dengannya tak bertahan lama, karena aku telah menduakan sahabatku tersebut, tak hanya pacar saja lo yang bisa diduakan, sahabat juga…
Waktu itu aku kenal dengan seorang sahabat cewek yang baik hati plus rajin sholat, dan aku sangat menhargainya. Sebelumnya sih aku belum terlalu kenal orangnya, hahaha. Sebelum kenalan juga, aku uda punya pikiran negatif tentang sahabat cewek ku itu (gue masih normal lo yaa!!). Aku berkenalan dengan temen cewek ku itu, namanya Ratih. Berjilbab, baik hati, rajin sholat, taat agama (haha…lebai deh ya). Hari-hari aku bersama Ratih, dan sahabatku Diana aku lupakan begitu saja. Aku sering keluar dengan Ratih, yang biasanya aku keluar dengan Diana.
          Entah hubungan ku dengan Diana mulai merenggang, aku merasa Diana mulai menjauhiku waktu itu. Aku bingung, aku sayang mereka berdua, aku sayang dengan kedua sahabatku. Mereka itu bak langit dan bumi. Berbeda, tapi bisa memberikan warna dalam hidupku. Ya…Diana mungkin marah dengan sikapku yang begitu, dan aku menyesal. Ratih tau bahwa Dianalah sahabat pertamaku waktu itu dan diam-diam dia juga seperti menjauh dariku. Aku sendiri, tanpa seorang sahabat disisiku. Aku menyesal waktu itu, tapi hanya penyesalan yang menghinggapi hari-hariku.
          Aku meminta maaf kepada Diana, atas sikapku selama ini. Tapi yang dia respon, dingin-dingin saja. Tak ada kesan sama sekali. Aku ingin seperti pertama dia menjadi temanku, pergi bersama, ngerjain tugas bersama, berangkat sekolah pun bersama. Dia juga jarang ngobrol denganku. Hati ku mulai kering. Andai aja waktu itu aku ga gitu ke Diana, mungkin semua ini nggak bakal terjadi kepadaku dan kepada hubungan persahabatanku. Karna “DIA SAHABATKU”
Share READ MORE - DIA SAHABATKU

Template by:

Free Blog Templates