Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2013

Sejarah Hari Sampah Nasional

Hari sampah nasional ditetapkan hari ini 21 Febuari sejak tahun 2005 untuk mengenang tragedi longsornya TPA Leuwigajah


Lima tahun lalu, tepatnya 21 Februari 2005 pada dini hari, tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Leuwigajah longsor dan mengubur 143 orang tewas seketika. Sekitar 137 rumah di Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung dan dua rumah di Desa Leuwigajah, Cimahi, Provinsi Jawa Barat juga tertimbun longsoran sampah dengan ketinggian mencapai 3 meter.

Selain itu, ribuan ton kubik sampah juga mengubur kebun dan lahan pertanian milik warga Kampung Pojok, Cimahi Selatan Tragedi ini kemudian dicanangkan sebagai Hari Sampah Nasional. Tentu, ini dimaksudkan agar semua pihak peduli dengan masalah pengelolaan sampah ini. Lebih jauh lagi, sudah saatnya TPA dikelola secara benar.

Tahukah kawan bahwa sekitar 90% tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di Indonesia dinilai belum memenuhi syarat. Hal ini didukung oleh pernyataan Asisten Deputi Unsur Pengendalian Pencemaran Limbah Domestik Kementrian Lingkungan Hidup,Tri Bangun L. Soni mengatakan bahwa tempat pembuangan sampah di 26 kota besar termasuk metropolitan rawan longsor. Kondisi tersebut menempatkan Negara Indonesia tercinta ini sebagai negara tertinggi angka kematian penduduknya akibat sampah. Total rata-rata sampah nasional mencapai 200 ribu ton per hari dan dari angka tersebut kota Jabodetabek merupakan kota penyumbang sampah terbesar yaitu sekitar 25.000 ton per hari.

Bayangkan kawan bagaimana dengan sebulan kalau sampah ini menumpuk dan tidak ada penanganannya secara terpadu dan tersistem. Pertambahan penduduk dapat menyebabkan bertambahnya volume sampah. Hal ini dipengaruhi juga oleh pola konsumsi masyarakat dan paradigma masyarakat yang masih menganggap sampah sebagai sesuatu yang harus dibuang atau disingkirkan.

Di sisi lain pengelolaan sampah hanya dilakukan sebagai sesuatu yang pengelolaannya bersifat rutin yaitu hanya dengan cara memindahkan, membuang, dan memusnahkan sampah. Pada akhirnya hal ini berdampak pada semakin langkanya tempat untuk membuang sampah dan produksi sampah yang semakin banyak mencapai ribuan m3 per hari. Masalah ini bias menimbulkan masalah lagi yaitu dapat menyebabkan munculnya TPA/TPS illegal dalam arti membuang sampah di lahan kosong atau di sungai-sungai. Fenomena ini yang akhirnya pada tahun 2009 dan 2010 kota Jakarta sebagai Ibukota Negara mengalami musibah banjir dikarenakan banyak terdapat sampah-sampah di sungai maupun saluran pembuangan yang tidak dapat bekerja dengan baik tersumbat dan air akan meluap.

Lingkungan hidup saat ini menunjukan gejala yang makin memprihatinkan, mulai dari pencemaran air sungai baik yang disebabkan pembuangan limbah pabrik maupun limbah domestik, pencemaran udara yang disebabkan karena pembuangan gas emisi baik dari pabrik maupun kendaraan bermotor, hingga masalah krisis air bersih yang makin mengancam di masa yang akan datang. Salah satu persoalan lingkungan yang belum menunjukkan perbaikan yang berarti adalah masalah Gerakan mengurangi sampah

Untuk itu maka dalam rangka mengurangi “beban” pemerintah kota dalam mengurusi masalah sampah maka kita harus bersikap lebih “bijak”, yakni mengurangi “nyampah”. Gerakan mengurangi sampah tersebut dilakukan mulai dari hulu (industri) hingga hilir (konsumen/masyarakat). Di tingkat industri pengurangan sampah dilakukan mulai dari merancang kemasan produk, penantuan bahan kemasan produk, hingga bertanggung jawab terhadap kemasan produk yang berada di tingkat konsumen. Di tingkat konsumen atau masyarakat pengurangan sampah dapat dilakukan dengan merubah berbagai kebiasaan yang menyebabkan timbulnya sampah, misalnya dalam berbelanja ke pasar atau ke supermarket maka bawalah kantong dari rumah yang dapat digunakan khusus berbelanja jadi tidak menggunakan kantong kresek, janganlah membuang produk yang masih bisa digunakan tapi sumbangkan ke orang lain yang mungkin membutuhkan.

Jadikan sampah sebagai berkah

Dalam rangka upaya mengurangi sampah maka kita harus merubah mindset kita dari cara pandang sampah hanya sebagai waste yang harus dibuang menjadi sumber daya yang dapat dimanfaatkan dan bahkan bernilai ekonomi. Kita semua juga mungkin sudah tahu banyak para pelaku sector informal yang melakukan usaha dengan berbahan sampah tersebut sehingga bagi mereka sampah bukan masalah tapi berkah.

Mengawali upaya agar sampah di rumah tangga menjadi berkah (bukan masalah) maka langkah harus dilakukan adalah memilah sampah. Pemilahan dilakukan minimal memisahkan sampah organik/mudah busuk/dapat dikomposkan dan sampah non organik/tidak mudah busuk/tidak dapat dikomposkan, atau pemilahan dilakukan sesuai dengan tindakan yang akan dilakukan kita selanjutnya. Berikut ini adalah contoh pemilahan sampah di rumah tangga dan tindakan selanjutnya yang perlu dilakukan untuk mengurangi sampah :

Bila pemilahan tersebut sudah dilakukan maka hampir sebagian besar sampah sebenarnya masih dapat dimanfaatkan baik oleh si penghasil sampah itu sendiri maupun oleh orang lain.

Gerakan “Bank Sampah” di Masyarakat

Bank Sampah adalah sebuah kreasi inovatif yang dilakukan masyarakat dalam memanfaatkan nilai ekonomi yang terkandung dalam sampah, dan secara tidak langsung dapat mengurangi sampah yang dibuang. Seperti halnya bank lainnya yang kita kenal, bank sampah ini ada manajemen pengelolanya, ada nasabahnya dan ada pencatatan pembukuannya. Apabila dalam bank yang biasa kita kenal yang disetorkan nasabah adalah uang maka dalam Bank Sampah yang disetorkan “nasabah”nya adalah sampah yang dipandang bernilai ekonomis. Kemudian pengelola Bank Sampah harus melakukan upaya kreatif dan inovatif agar sampah-sampah yang dihimpun dari “nasabah” dapat menjadi uang. Oleh karena itu, pengelola Bank Sampah tersebut harus merupakan orang-orang yang kreatif dan inovatif serta memiliki jiwa kewirausahaan.


Kesimpulan

Dilihat dari karakteristik fisik-kimia nya, sampah memang bisa jadi masalah lingkungan bila tidak ditangani dengan baik apalagi bila sudah terakumulasi dalam skala kota. Namun demikian sampah bisa menjadi berkah bila “beraliansi” dengan tangan-tangan kreatif dan inovatif. Untuk itu maka dalam rangka mengurangi sampah yang akhir-akhir ini menjadi ancaman setiap kota khususnya Kota Bandung, maka perlu dilakukan sebanyak-banyaknya “aliansi” sampah dengan masyarakat. Dengan tangan-tangan kreatif dan pemikiran-pemikiran inovatif ternyata sampah yang selama ini sering dianggap masalah, bagi mereka justru menjadi berkah. Untuk itu tidak berlebihan kiranya apabila mereka saat ini memiliki motto : “Lebih Baik Hidup dari Sampah dari Pada Hidup Menjadi Sampah”.

cc : http://csrpdamkotabogor.wordpress.com
Share READ MORE - Sejarah Hari Sampah Nasional

Minggu, 03 Februari 2013

10 Gangguan Syetan Dalam Sholat

Tak sedikit dari kita atau malah sering, saat kita sholat pernah tak konsentrasi, atau lupa rakaat berapakah kita sholat. Nah, sekarang kita membahas tentang 10 Gangguan Syetan Dalam Sholat. Yuk...Intip :)

1. Waswas Saat Melakukan Takbiratul Ihram.
Saat mulai membaca takbiratul ihram "Allahu Akbar" , ia ragu apakah takbir yang dilakukannya itu sudah sah atau belum sah. Sehingga ia langsung mengulanginya lagi
dengan membaca takbir. Peristiwa itu terus menerus terulang, terkadang sampai imamnya hampir ruku'.
Ibnul Qayyim berkata, "Termasuk tipu daya syetan yang banyak menggangu mereka adalah was-was dalam bersuci (berwudhu) dan niat atau saat takbiratul ihram dalam shalat".
Was-was itu membuat mereka tersiksa dan tidak nyaman.

2. Tidak Konsentrasi Saat Membaca Bacaan Shalat.
Sahabat Rasulullah yaitu 'Utsman bin Abil 'Ash datang kepada Rasulullah dan mengadu, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya syetan telah hadir dalam shalatku dan membuat bacaanku salah dan rancu".
Rasulullah menjawab, "Itulah syetan yang disebut dengan Khinzib. Apabila kamu merasakan kehadirannya, maka meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah. Akupun melakukan hal itu dan Allah menghilangkan gangguan itu dariku" (HR. Muslim).

3. Lupa Jumlah Raka'at Yang Telah Dikerjakan.
Abu Hurairah berkata, "Sesungguhnya Rasulullah telah bersabda, "Jika salah seorang dari kalian shalat, syetan akan datang kepadanya untuk menggodanya sampai ia tidak tahu berapa rakaat yang ia telah kerjakan. Apabila salah seorang dari kalian mengalami hal itu, hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) saat ia masih duduk dan sebelum salam, setelah itu baru mengucapkan salam" (HR Bukhari dan Muslim)

4. Hadirnya Pikiran Yang Memalingkan Konsentrasi.
Abu Hurairah berkata, "Rasulullah bersabda, "Apabila dikumandangkan adzan shalat, syetan akan berlari seraya terkentut-kentut sampai ia tidak mendengar suara adzan tersebut. Apabila muadzin telah selesai adzan, ia kembali lagi. Dan jika iqamat dikumandangkan ia berlari. Apabila telah selesai iqamat, dia kembali lagi. Ia akan selalu bersama orang yang shalat seraya berkata kepadanya, ingatlah apa yang tadinya tidak kamu ingat! Sehingga orang tersebut tidak tahu berapa rakaat ia shalat" (HR. Bukhari)

5. Tergesa-gesa Untuk Menyelesaikan Shalat.
Ibnul Qayyim berkata, "Sesungguhnya ketergesa-gesaan itu datangnya dari syetan, karena tergesa-gesa adalah sifat gegabah, asal dan sembrono yang menghalang-halangi seseorang untuk berprilaku hati-hati, tenang dan santun serta meletakkan sesuatu pada tempatnya. Tergesa-gesa muncul karena dua perilaku buruk, yaitu sembrono dan buru-buru sebelum waktunya".
Tentu saja bila shalat dalam kondisi tergesa-gesa, maka cara pelaksanaannya asal. Asal mengerjakan, asal selesai dan asal jadi. Tidak ada ketenangan atau thu-ma'ninah. Pada zaman Rasulullah ada orang shalat dengan tergesa- gesa. Akhirnya Rasulullah memerintahkannya untuk mengulanginya lagi karena shalat yang telah ia kerjakan belum sah. Rasulullah bersabda kepadanya, "Apabila kamu shalat, bertakbirlah (takbiratul ihram). Lalu bacalah dari Al-Qur'an yang mudah bagimu, lalu ruku'lah sampai kamu benar-benar ruku' (thuma'ninah) , lalu bangkitlah dari ruku' sampai kamu tegak berdiri, kemudian sujudlah sampai kamu benar-benar sujud (thuma'ninah) dan lakukanlah hal itu dalam setiap rakaat shalatmu" (HR. Bukhari dan Muslim)

6. Melakukan Gerakan-Gerakan Yang Tidak Perlu.
Dahulu ada seorang sahabat yang bermain kerikil ketika sedang tasyahud. Ia membolak-balikkannya.
Melihat hal itu, maka Ibnu Umar segera menegurnya selepas shalat. "Jangan bermain kerikil ketika shalat karena perbuatan tersebut berasal dari syetan. Tapi kerjakan seperti apa yang dikerjakan Rasulullah". Orang tersebut bertanya, "Apa yang dilakukannya? " Kemudian Ibnu Umar meletakkan tangan kanannya diatas paha kanannya dengan jari telunjuk menunjuk ke arah kiblat atau tempat sujud. "Demikianlah saya melihat apa yang dilakukan Rasulullah" kata Ibnu Umar (HR. Tirmidzi)

7. Menengok Ke Kanan Atau Ke Kiri Ketika Shalat
Dengan sadar atau tidak, orang tersebut menengok ke kiri atau ke kanan, itulah akibat godaan syetan penggoda. Karena itu, setelah takbiratul ihram, pusatkan pandangan pada satu titik. Yaitu tempat sujud. Sehingga perhatian kita menjadi fokus dan tidak gampang dicuri oleh syetan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah, ia berkata, "Saya bertanya kepada Rasulullah tentang hukum menengok ketika shalat". Rasulullah menjawab, "Itu adalah curian syetan atas shalat seorang hamba" (HR. Bukhari)

8. Menguap dan Mengantuk
Rasulullah bersabda, "Menguap ketika shalat itu dari syetan. Karena itu bila kalian ingin menguap maka tahanlah sebisa mungkin" (HR Thabrani).
Dalam riwayat lain Rasulullah bersabda, "Adapun menguap itu datangnya dari syetan, maka hendaklah seseorang mencegahnya (menahannya) selagi bisa. Apabila ia berkata ha... berarti syetan tertawa dalam mulutnya" (HR. Bukhari dan Muslim)

9. Bersin Berulang Kali Saat Shalat.
Syetan ingin menggangu kekhusyu'an shalat dengan bersin sebagaimana yang dikatakan Abdullah bin Mas'ud, "Menguap dan bersin dalam shalat itu dari syetan" (Riwayat Thabrani).
Ibnu Hajar mengomentari pernyataan Ibnu Mas'ud, "Bersin yang tidak disenangi Allah adalah yang terjadi dalam shalat sedangkan bersin di luar shalat itu tetap disenangi Allah. Hal itu tidak lain karena syetan memang ingin menggangu shalat seseorang dengan berbagai cara"

10. Terasa Ingin Buang Angin Atau Buang Air.
Rasulullah bersabda, "Apabila salah seorang dari kalian bimbang atas apa yang dirasakan di perutnya apakah telah keluar sesuatu darinya atau tidak, maka janganlah sekali-kali ia keluar dari masjid sampai ia yakin telah mendengar suara (keluarnya angin) atau mencium baunya" (HR Muslim).

Berbahagialah orang-orang muslim yang selama ini terbebas dari berbagai macam gangguan syetan dalam shalat.
Semoga kita semua dibebaskan oleh Allah dari gangguan-gangguan tersebut.

AAMIIN...

Dan bagi yang merasakan gangguan tersebut, sebagian atau keseluruhannya, janganlah putus asa untuk berjihad melawan syetan terkutuk.
A'udzubillahi minasyaithoonirraajiim.,..

Share READ MORE - 10 Gangguan Syetan Dalam Sholat

Minggu, 13 Januari 2013

YUK…BELAJAR DARI TANAMAN INI!

Apa yang anda fikirkan ketika melihat tanaman ini?
Kasihan? Tanaman jelek? Terkagum-kagum? Coba anda fikirkan dan amati disekitar tanaman tersebut, batuan, cadas disekitar tanaman itu tumbuh, tapi tanaman tersebut dapat tumbuh subur dengan suburnya? Akar-akarnya pun dapat kokoh menahan batang tanaman tersebut. Lalu, apa hubungannya manusia dengan tanaman itu?.
• Tanaman tersebut tumbuh diantara batu-batuan, diibaratkan manusia yang hidup dalam situasi sulit tetapi dia bisa bersabar, telaten, semangat dalam menjalani hidup walaupun dia menyadari dia dalam situasi sulit.
• Tanaman tersebut tumbuh subur, diibaratkan manusia yang hidup dalam situasi sulit tetapi dengan kesabaran,, ketelatenannya itu sedikit demi sedikit akan menuai hasil yang memuaskan, menggembirakan, dan membuat orang disekitarnya takjub akan keberhasilan yang diperolehnya, selain itu membuat orang tak menyangka dia dapat menuai hasil yang waww dalam situasi yang amat sulit.
Jadi, mari belajarlah dari tanaman tersebut. Sesulit apapun yang kita hadapi, hadapilah dengan penuh kesabaran, ketelatenan, dan berusaha. Insyaallah semua kesabaran, ketelatenan dan usaha kita akan terbayarkan dengan hasil yang jauh lebih baik :D

Share READ MORE - YUK…BELAJAR DARI TANAMAN INI!

Rabu, 19 Desember 2012

Nothing Imposible, Guys!

Tidak ada yang nggak mungkin didunia ini, selalu tanamkan keyakinan ini dalam hati kalian. Tapi ya jangan ngoyo-ngoyo juga loh ya :), akan fatal akibatnya. Oke...oke.

Hey...apa yang kalian fikirkan hari ini? Kalian mengeluh? Kalian putus asa karena apa yang kalian kerjakan akan sia-sia. Jauhkan fikiran itu dari hati dan otak kamu.
Apa yang kalian kerjakan saat ini tidak akan sekejap langsung jadi kan? Butuh proses mbak, mas, tante, opa, oma (siapapun deh yang baca tulisan saya ini). Yakinkan kalo semua itu bakal terjadi, tapii butuh proses, dibaca sekali lagi "BUTUH PROSES", perjuangan, dan yang paling penting adalah "DOA" kamu sendiri.

Jangan harap semua yang kamu kerjakan itu bakal "clinggg" adakadabra langsung didepan mata, no...no...no. Tapi tetapkan dalam hati dan otak kamu kalo "Nothing Imposible", semuanya nggak ada yang nggak mungkin kalo kita masih mau berusaha dan berdoa.

Pernah denger cerita para nabi kita dulu yang memperjuangkan agama islam, atau pahlawan-pahlawan kita yang dulu berjuang merebut kemerdekaan Indonesia?. Pikirkan lagii... Apakah perjuanganmu sudah seperti mereka?. Bersusah payah mereka memperjuangkan apa yang selama itu mereka impikan dan mereka khayalkan. Tapi mereka tetap berusaha, walau musuh bersenjata pistol yang modern, atau bom yang gede, dan pahlawan kita? hanya bersenjatakan bambu runcing, guys! Bayangkan!!

So...untuk mencapai target yang kamu impikan,
1. Targetkan apa yang kamu ingin capai, penting loh ini.
2. Berusaha, itu perlu karena ga akan berhasil tanpa usaha kalian sendiri. Emang kalo mau terwujudkan kudu pake duku? Musrikkk tau :)
3. Berdoa dan ikhtiar, kalo semua yang diatas uda di lakuin, hal terakhir dilakukan adalah berdoa dan berikhtiar

So...NOTHING IMPOSIBLE :)


Share READ MORE - Nothing Imposible, Guys!

Selasa, 18 Desember 2012

I Have A Dream, You Have A Dream We Have A Dream

Bermimpilah, berharaplah pada Tuhan. Saya, kamu dan kita masing-masing pasti mempunyai sebuah mimpi. Mimpi atau harapan yang dapat menghidupkan semangat kita untuk meraihnya. Ada sebagian orang yang bermimpi tinggi walau dia tidak mampu, sampai dia dicemooh oleh temannya, bahkan keluarganya. Tapi, tidak menutup kemungkinan ada beberapa orang yang berhasil mewujudkan impiannya tersebut, dengan usaha mereka, pengorbanan mereka, derita psikologis mereka. Subhanallah…Kalian pasti telah melihat video Jejak-Jejak Mimpi yang dibuat oleh Danang A.Prabowo, yang dulunya dia adalah mahasiswa IPB, yang memulai menulis 100 impiannya di dalam kertas dan menempelnya di dinding kamarnya, tak jarang cemoohan mampir kepadanya. Mencemoohnya, karena tidak mungkin impian yang dia tulis takkan terwujud, tapi dia berusaha, berikhtiar kepada Allah. Satu persatu impian yang dia tulis di kertas itupun terwujud, Subhanallah


Jujur, setelah melihat video Danang A.Prabowo tersebut, saya sempat berfikir 6 tahun ke belakang. Saat SMP kelas 3, saat pelajaran BK (Bimbingan Konseling), Pak Budi (nama guru BK saya) mengarahkan para siswanya “Akan kemanakah kalian melanjutkan?”. Dan teringat olehku bahwa beliau menyebutkan SMK dengan jurusan Komputer. Saya berfikir saat itu, “Apa ada sekolah seperti itu?”.
Selang seminggu kemudian, ayah saya menjemput saya pada pertengahan pelajaran (sebelum UN / 3 minggu sebelum UN) mengajak saya untuk tes, dan saya mengambil di SMAN 1 Ngawi dan ayah saya sendiri mendaftarkan saya ke SMKN 1 Ngawi. Berdiskusi dengan ayah dirumah, “Nak, kamu di SMA mau ngambil bidang apa dan di SMK mau ngambil jurusan apa?”. “Ehm…kalo di SMA mau ngambil MIPA, yah. Kalo di SMK mau ngambil Teknik Komputer dan Jaringan”. Ayah saya bertanya kembali,”Kalo di SMA ngambil bahasa inggris aja gimana?lagian kamu juga pinter bahasa inggris kan?. Kalo di SMK kamu serius untuk ngambil TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) apa ga cowok semua ya?”. “Enggak yah, saya uda yakin dengan pilihan saya”. “Ya uda”. Akhirnya, 2 hari kemudian saya memulai tes PMDK di SMAN 1 Ngawi dan sehari berikutnya di SMKN 1 Ngawi. Pengumuman pun tiba, ternyata saya tidak di terima di SMAN 1 Ngawi, tapi malah SMKN 1 Ngawi. Ada satu hal yang membuat lucu saat melihat daftar pengumuman, aku fikir namaku ada dibawah, aku cari dari bawah sendiri, “Waduh…namaku kok ga ada ya?”.
Tanganku berhenti pada urutan pertama, no.1 atas nama “Ira Mustika Ningrum”. Wih…senengnya minta ampyun cin (Lebainya kumat :P). Itulah kenapa rumahku di kabupaten magetan bersekolah di kabupaten ngawi, jauh emang 30 km atau bahkan lebih. Dan setiap orang bertanya “kenapa sekolah kamu kok jauh banget?”. Saya akan menjawab,”Karena saya sudah diterima duluan disana sebelum UN dan jurusan disana juga baik selain itu taraf sekolah saya juga “RSBI”.
Pada SMK kelas 3 yang saat itu lagi pelajaran IPA pas tema AMDAL, soal limbah, saya antusias banget malah ngefans banget. Dan berfikir sejenak apakah ada perkuliahan untuk mempelajari soal limbah, AMDAL? Andaikan saja ada
Dan sekarang saya berdiri, belajar, bersosialisasi dengan dosen di Poltekkes Kemenkes Surabaya  Prodi Kesehatan Lingkungan Kampus Magetan, yang selama ini saya impikan. Dan bila ada yang bertanya, “Kenapa nggak nerusin aja di ITS”. Saya akan menjawab,”Disinilah saya ditakdirkan, disinilah saya akan menuntut ilmu yang dulu saya impikan, dan disinilah saya mulai cinta dengan profesi saya . Ilmu apapun harus kita pelajari, ilmu computer dulu yang pernah saya pelajari juga takkan pernah hilang begitu saja. Saya masih bisa menginstal, ngutak ngatik CPU dll. Itu berkat guru-guru saya dulu dan perjuangan saya sampai sekarang ini . Tidak kukatakan bila aku disini karena aku tidak diterima SNMPTN dulu, pasti Allah punya rencana yang paling indah. Aku yakin itu, dan kamu juga harus yakin. GANBATTE”.

“Terima kasih kuucapkan kepada kedua orangtuaku yang selama ini telah mendukungku, memberikan segalanya untukku sampai aku dapat berkuliah di Poltekkes Kemenkes Surabaya. Dan puji syukur pula kepada ALLAH SWT. Engkau selalu ada di hatiku, Engkau tak tidur, dan Engkau selalu mendengarkan keluh kesah hamba-hambaMu”
Share READ MORE - I Have A Dream, You Have A Dream We Have A Dream

Minggu, 16 Desember 2012

Ilmu itu Ada Dimana-mana

Pagi ini, 16 Desember 2012,
Di Gedung PPI-Magetan, muda mudi terlihat sedang asyik di depan teras gedung berlantai dua tersebut. Hmm...kira-kira ada apa ya??. Rupanya mereka sedang mengantri registrasi untuk mengikuti Seminar blog "Blog Goes To Magetan", begitulah tema yang diusung oleh Komunitas Blogger Magetan dan KOMINFO. Aku dan kedua temanku, hmm...tambahin lagi 4 orang kakak tingkat :)

Memasuki area gedung tersebut, dibuat takjub banyaknya peminat yang datang dalam seminar tersebut. Wooow!...Parkir motor dulu disamping gedung PPI, masuk, tapi registrasi dulu loh, dapet no urut 58, si bapak panitia nyeletuk,"Ini nanti no urutnya di undi loh?", Aku yang sedang menulis nama di lembaran daftar hadir,"Ah...masak pak?", si bapak,"Iya bener, ditunggu nanti didalam ya". Seusai ngobrol singkat dengan si bapak, ambil fotocopi-an materi, ditambah snack (kagak ketinggalan nih).

Mendapat tempat duduk no 2 berderetan dengan kakak tingkat dan di antara anak SMA (merasa muda deh jadinya, ups...tua yaa :P).Acara sesi pembuka dari Kepala Dinas KOMINFO di lanjut dengan doa pembuka, dan dipandu oleh seorang wanita cantik (mbak siapa yaa tadi namanya -_-"), dan pengisi materi.
Wah...Seneng banget, dapet berkumpul dengan anak-anak SMA, komunitas blogger dari Magetan sendiri dan ngawi, punya temen baru deh rasanya.
Materi yang saya dapatkan dari Seminar blog tersebut antara lain;
a)Bagaimana cara kita menulis dengan baik dan benar, yang dapat menarik si pembaca itu sendiri (Pembicara dari Radar Madiun), banyak tips-tips yang telah dikemukakan oleh si bapak ini :)
b)Bagaimana cara membuat blog, kontent-kontent yang tersedia dari blog, dan kalo mau mendaftar untuk menjadi anggota komunitas "Pring Sedaphur Club" dan cara registrasi anggota (Pembicara dari Komunitas Blogger Magetan)
c) Bagaimana mendaftar SEO, trus bisnis online, sejarah terbentuknya komunitas blogger "Benteng Pendhem Club" Ngawi juga loh dan bagaimana cara registrasi menjadi anggotanya juga (Pembicara dari Komunitas Blogger Ngawi)

Di sesi pertanyaan, maksud hati untuk bertanya terbentur dengan rasa ingin bertanya (loh...jangan ditiru yaaa!). Dapet dorprize deh yang bertanya :'(
Di akhir acara, undian berhadiah...ahlamdulilillah ya sesuatu, no 58 atas nama Ira Mustika Ningrum disebutin :)
bangga juga dong...hehehhee

Hmm...uda dulu yaa nulisnyaa... :)
Besok di sambung lagii,, oke :)
Share READ MORE - Ilmu itu Ada Dimana-mana

Selasa, 11 September 2012

Toksikologi Lingkungan

1. Pengertian Toksikologi Toksikologi adalah ilmu yang menetapkan batas aman dari bahan kimia (Casarett and Doulls, 1995). Selain itu toksikologi juga mempelajari jejas/kerusakan/ cedera pada organisme (hewan, tumbuhan, manusia) yang diakibatkan oleh suatu materi substansi/energi, mempelajari racun, tidak saja efeknya, tetapi juga mekanisme terjadinya efek tersebut pada organisme dan mempelajari kerja kimia yang merugikan terhadap organisme. Banyak sekali peran toksikologi dalam kehidupan sehari-hari tetapi bila dikaitkan dengan lingkungan dikenal istilah toksikologi lingkungan dan ekotoksikologi. Dua kata toksikologi lingkungan dengan ekotoksikologi yang hampir sama maknanya ini sering sekali menjadi perdebatan. Toksikologi lingkungan adalah ilmu yang mempelajari racun kimia dan fisik yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan menimbulkan pencemaran lingkungan (Cassaret, 2000) dan Ekotoksikologi adalah ilmu yang mempelajari racun kimia dan fisik pada mahluk hidup, khususnya populasi dan komunitas termasuk ekosistem, termasuk jalan masuknya agen dan interaksi dengan lingkungan (Butler, 1978). Dengan demikian ekotoksikologi merupakan bagian dari toksikologi lingkungan. Kebutuhan akan toksikologi lingkungan meningkat ditinjau dari : • Proses Modernisasi yang akan menaikan konsumsi sehingga produksi juga harus meningkat, dengan demikian industrialisasi dan penggunaan energi akan meningkat yang tentunya akan meningkatkan resiko toksikologis. • Proses industrialisasi akan memanfaatkan bahan baku kimia, fisika, biologi yang akan menghasilkan buangan dalam bentuk gas, cair, dan padat yang meningkat. Buangan ini tentunya akan menimbulkan perubahan kualitas lingkungan yang mengakibatkan resiko pencemaran, sehingga resiko toksikologi juga akan meningkat. Tujuan Toksikologi Lingkungan adalah : Mencari substansi yang aman, yang berarti dapat mempelajari mekanisme racun terhadap organisme. Mencegah terjadinya efek yang tidak dikehendaki terhadap organisme dan lingkungan yang berarti harus dapat mengidentifikasi secara kuantitatif racun yang ada di dalam organisme, udara, air. tanah. Membuat kriteria dasar untuk standarisasi Dapat memperbaiki cara pengobatan keracunan/ membuat antidotum Bila zat toksik ini masuk ke dalam tubuh, dan menimbulkan efek, maka hal ini yang dikatakan sebagai keracunan atau dengan kata lain adalah keadaan tidak normal akibat efek racun karena kecelakaan, bunuh diri, tindak kriminal, jabatan. Efek keracunan yang terjadi dapat bersifat akut, sub-akut, khronis, delayed. Hal ini ditentukan oleh waktu, lokasi organ (lokal/sistemik). Kemampuan racun untuk menimbulkan kerusakan apabila masuk kedalam tubuh dan lokasi organ yang rentan disebut toksisitas. Toksisitas dapat ditentukan dari beberapa faktor yaitu : • Spesies (jenis mahluk hidup: hewan, manusia, tumbuhan) • Portal of entry , cara masuknya zat racun tersebut: kulit, pernafasan dan mulut • Bentuk/ sifat kimia – fisik dll Di dalam lingkungan dikenal zat xenobiotik yaitu zat yang asing bagi tubuh, dapat diperoleh dari luar tubuh (eksogen) maupun dari dalam tubuh (endogen). Xenobiotik yang dari luar tubuh dapat dihasilkan dari suatu kegiatan atau aktivitas manusia dan masuk ke dalam lingkungan. Bila organisme terpajan oleh zat xenobiotik maka zat ini akan masuk ke dalam organisme dan dapat menimbulkan efek biologis. Zat toksik atau racun dapat diklasifikasikan atas dasar : sumber, jenis, wujud, sifat kimia/ fisik, terbentuk dan efek kesehatan. • Sumber : a. Alamiah b. Buatan c. Domestik, industrial, komersial • Atas Dasar Jenis : a. Wujud : padat, gas, cair b. Sifat kimia/fisik : korosif, radioaktif, evaporatif, explosif, reaktif c. Terbentuknya : primer, sekunder, tersier d. Efek kesehatan : • Fibrosis : Pertumbuhan jaringan ikat dalam jumlah yang berlebihan ( silikosis, cobaltosis, baritosis, asbestosis, bagasosis dll) • Granuloma : Benjolan akibat proses peradangan menahun (berilicosis) • Demam : Meningkatnya temperatur tubuh (Mn,Zn,Sn, As, Cd) • Asphyxia : keadaan dimana darah & jaringan keurangan O2 • Alergi : Reaksi berlebih terhadap materi tertentu (debu organik & anorganik) • Kanker : Pertumbuhan sel yang tidak terkendali ( benzidin& garam-garam, Cr) • Mutasi : Perubahan susunan & jumlah gen (radioaktif) • Teratogen: Cacat (redioaktif, helium) • Sistemik : Racun yang menyerang hambpir ke seluruh organ tubuh (Pb,Hg,Cd,F,Va,Ti,Tel) • Ekonomik : racun yang dibuat dan diperlukan untuk pembangunan ( pestisida, insektisida) e. Hidup/ biotis dan tidak hidup/ abiotis f. Kerusakan organ 2. Analisis/ Uji Toksisitas Dalam Peraturan Pemerintah No. 85 tahun 1999 pasal 6 disebutkan bahwa limbah B-3 dapat diidentifikasi menurut sumber atau uji karakterisasi atau uji toksisitas. Uji toksisitas adalah untuk menentukan sifat akut atau khronik limbah. Pada dasarnya pengujian toksisitas bertujuan untuk menilai efek racun terhadap organisme, menganalisis secara obyektif resiko yang dihadapi akibat adanya racun di lingkungan. Toksisitas akut terjadi pada dosis tinggi, waktu pemaparan pendek dengan efek parah dan mendadak, dimana organ absorpsi dan eksresi yant terkena. Sedangkan toksisitas khronis terjadi pada dosis tidak tinggi pemaparan menahun, gejala tidak mendadak atau gradual, intensitas efek dapat parah/ tidak. Jenis uji yang digunakan tergantung pada penggunaan zat kimia dan manusia yang terpapar. Ada beberapa tingkatan dalam uji toksisitas. Tingkat 1 Uji pemaparan akut : • Menggambar kurva dosis dan respon untuk kematian dan kemungkinan cacat tubuh • Uji iritasi mata dan kulit • Membuat saringan pertama untuk mutagenik aktivitas Tingkat 2. Uji pemaparan sub khronis • Menggambar kurva dosis dan respon (pajanan 90 hari) dalam 2 spesies, sebaiknya uji ini menggunakan rute pajanan pada manusia • Uji toksisitas pda organ, catat kematian, penurunan berat badan, hematologi, dan kimia klinis, membuat sayatan dari jaringan secara mikroskopis. • Menyiapkan saringan kedua untuk aktifitas mutagenik • Uji reproduktif dan cacat lahir (teratologi) • Uji pharmakokinetik dari hewan uji : absorbsi, distribusi, metabolisme dan eliminasi dari zat dalam tubuh • Melakukan uji perilaku • Uji sinergisme, potensiasi, dan antagonisme Tingkat 3 Uji pajanan khronis • Melakukan uji mutagenicity pada hewan mamalia • Melakukan uji karsinogenisisi pada hewan pengerat • Menguji farmakokinetik pada manusia • Melakukan uji coba klinis pada manusia • Bandingkan dengan data epidemiologi dari pajanan akut dan kronis Uji toksisitas dapat dilakukan secara kualitatif maupun kuantitatif. A. Uji Toksisitas Kuantitatif, Uji toksisitas kuantitatif misalnya dilihat dari segi organ yang terkena racun, misalnya hati, ginjal, sistem saraf dll. Uji toksisitas kuantitatif dapat juga dilihat dari gejala yang timbul mekanisme racun terhadap organ mulai pada tingkat selluler, ke tingkat jaringan, dan sampai pada tingkat organ, serta menimbulkan gejala – gejala fibrosis, granuloma, karsinogenik, teratogenik dll. Dan banyak lagi zat kimia dalam betuk logam dan non logam yang juga dapat menyebabkan efek seperti disebut di atas. B. Uji/Analisis Toksisitas Kuantitatif Uji toksisitas secara kuantitatif dapat ditinjau dari lamanya waktu, yang dapat diklasifikasikan menjadi toksisitas akut, sub-akut, khronis. Toksisitas akut adalah efek total yang didapat pada dosis tunggal/multipel dalam 24 jam pemaparan. Toksisitas akut sifatnya mendadak, waktu singkat, biasanya reversibel. Toksisitas khronis sifatnya permanen, lama, konstan, kontinu, irreversibel Uji toksisitas atas dasar dosis dan waktu berarti spesifik toksisitas akut/ khronis. Dosis adalah jumlah racun yang masuk ke dalam tubuh, besar, kecilnya menentukan efek. Sedangkan efek dosis ini merupakan fungsi dari usia, jenis kelamin, berat badan, portal of entry, frekuensi, interval waktu, kecepatan eksresi, kombinasi dengan zat lain. Terdapat beberapa istilah mengenai dosis yaitu yang umum digunakan adalah Lethal Dosis (LD) : yaitu dosis yang mematikan X % hewan uji dengan satuan berat/berat badan. Dikenal LD10, LD50, LD100, Min LD dan Dosis Therapheutik yaitu dosis yang tepat untuk pengobatan. atau dapat juga dilihat dari konsentrasi LC10, LC5O, LC100. Di dalam PP 18 tahun 1999 dikatakan bahwa limbah yang termasuk limbah B3 adalah limbah lain yang apabila diuji dengan metoda toksikologi memiliki LD50 di bawah nilai ambang batas yang telah ditetapkan yaitu 15 g/kg berat badan. Sedangkan dalam PP No 85 tahun 1999 dikatakan bahwa bila nilai LD50 secara oral lebih besar dari 50 mg/kg berat badan, maka terhadap limbah yang mengandung salah satu zat pencemar pada lampiran III PP tersebut harus dilakukan evaluasi sifat khronis, yaitu mutagenisitas, karsinogenisitas, teratogenisitas. Uji toksisitas biasanya dilakukan dengan menggunakan hewan uji seperti mencit, tikus, kelinci, monyet, anjing dan lain-lain. Pemilihan hewan uji tergantung pada jenis toksikannya dan ketersediaan dana. Setelah diperoleh hasil uji toksisitas, untuk dapat diketahui efeknya terhadap manusia, maka perlu dilakukan extrapolasi. 3. Analisis Efek Bahaya dalam Ekotoksikologi Di dalam ekotoksikologi komponen yang penting adalah integrasi antara laboratorium dengan peneltian lapangan (Kenndall and Akerman, 1992). Pendekatan eksperimental digunakan dalam analisis bahan berbahaya yang berpotensi menimbulkan efek dapat dikembangkan pada beberapa tingkat yang berbeda kompleksitasnya, tergantung pada target dari studi suatu organisasi misalnya satu spesies, populasi, komuniats atau ekosistem. Hal ini tergantung pada tipenya seperti panjang dan pendeknya waktu kematian, khronis atau respon pada sub-khronis, kerusakan reproduktif. Sehingga diperlukan kesepakatan diantara kenyataan ekologi dan kesederhanaan dalam prosedur serta interpretasi hasil. 4. Jenis-jenis Uji Ekotoksikologi Dalam uji ekotoksikologi terdapat lima jenis uji yang ditentukan berkaintan dengan keperluan yang berbeda. Biasanya digunakan pada ikan (Alabaster and Lioyd, 1982), tetapi hal ini akan lebih mudah diterapkan pada tipe organisme , air dan terestrial. Kelima jenis uji tersebut adalah sebagai berikut :  Skrining toksisitas dari zat kimia, secara teoritis, semua bahan kimia dapat ditemukan di dalam lingkungan akuatik sebagai hasil dari pembuangan, atau sebagai tempat akhir yang berasal dari air, tanah dan udara. Jenis uji ini juga digunakan untuk menentukan kemampuan toksisitas dari suatu kelompok zat kimia atau produk yang mungkin ditemukan selama perjalanan masuk ke sungai atau danau, sehingga penggunaan bahan berbahaya daoat du unvestigasi. Uji ini sudah menjadi standar.  Pemantauan toksisitas dari sumber limbah atau tempat pembuangan akhir, umumnya standar kualitas untuk efluen/ keluaran dipecahkan dengan analisis kimia. Walaupun kandungan efluen tercampur dan kompleks, yang sangat berbahaya bagi perikanan dan sukar untuk dianalisis, uji toksisitas pada ikan digunakan untuk mengestimasi risiko dan uji sederhana digunakan untuk pemantauan dari efluen. Uji ini disebut sebagai uji pemantauan efluen dan dinyatakan dalam penampilan yang sama untuk badan air penerima.  Pemantauan toksisitas untuk pengajuan peraturan, standar kualitas untuk efluen yang diuraikan di atas perlu dilegalkan, penetapan batas, membuat prosedur standar adalah penting untuk menetapkan bukti pada bagian hukum. Dengan membandingkan dengan standar toksisitas ikan.  Analisis sensitivitas dari lingkungan alamiah, telah diterangkan di atas bahwa sungai dapat terkontaminasi oleh berbagai sumber yang membawa bahaya bagi pengguna air di bagian hilir.  Uji kriteria kualitas air, banyak sekali pencemaran lingkungan yang terjadi pada lingkungan air sebagai tempat akhir pembuangan baik industri maupun rumah tangga.Beberapa zat kimi akab berada dalam ekosistem dalam waktu yang cukup lama, mungkin juga permanen, sehingga perlu dilakukan analisis bahaya, formulasi kriteria kualitas air dan standar kualitas air. (from : http://bushido02.wordpress.com/2007/11/08/ekotoksikologi-lingkungan/ )
Share READ MORE - Toksikologi Lingkungan

Senin, 09 Juli 2012

Harapan :)

malam itu aku mencoba menitipkan sebuah keinginan
keinginan yang tlah lama aku pendam
keinginan yang tlah membuat ku tergetar bila mengingatnya...
ku coba titipkan keinginan itu...
satu kali, tak sampai
dua kali, tak sampai
hingga...
99 kali pun tak sampai juga
aku sampaikan lagi...
kali ini aku yakin...
kali ini aku mengharapkan
100 kali keinginan tlah kusampaikan...
tak ada kabar...
aku menunggu...
gelisah, galau, berkecamuk...
aku mulai putus asa?
apa mungkin Sang Agung belum meridhoi jalan ini?
apa mungkin Sang Agung mempunyai rencana lain?
ah...kutepiskan pikiran buruk itu jauh2
aku masih saja meronta, menangis,
hanya jalan itu yang kumau...
hanya jalan itu yang aku damba
hingga aku mulai kehabisan kesabaran...
mungkin Sang Agung mulai mengerti dan membukakan jalan untukku...
jalan yang ku mau...
akhirnya dalam genggaman



Share READ MORE - Harapan :)

Jumat, 29 Juni 2012

Cara Menjadi Remaja Baik tapi Tetap Gaul

Siapa sih yang nggak pengen dikatain anak gaul, apalagi bagi kita-kita yang menginjak usia remaja sekarang ini. Tapi, masih banyak loh remaja yang salah pengen gaul tapi salah pergaulan. Contohnya ya, merokok, minum minuman keras, seks bebas, balapan liar bahkan narkoba. Coba deh bayangin masa depan kita dan mereka, kalo kita melakukan hal semacam itu?.
Jadi gimana sih jadi remaja baik tapi tetap gaul...intip tips berikut dari Ira yak ...
>,<

1. Be Yourself
2. Jangan cepat marah
3. Jadilah pribadi yang ramah dan selalu tersenyum (tapi senyumnya jangan berlebihan ntar dikira gila loh...hehehehe
4. Tunjukkan semua bakat yang kamu miliki atau potensi yang ada didiri kamu
5. Jangan mudah mengeluh
6.Jangan membicarakan dirimu terus
7.Peka terhadap suasana hati teman
8.Jangan bersikap plin-plan
9.Be Creative
10.Jangan pernah mendendam
11.Cukin orang yang suka berpikir negatif
12.Jangan jadi orang yang negatif thinking
13.Tujukan jiwa kepemimpinanmu, tetapi bukan BOSS
14.Coba hal baru yang positif
15.Milikilah ambisi yang positif
16.Jangan bau badan dan bau mulut
17.Penampilan rapi, dan modis
18.Berani mengeluarkan pendapat yang positif
19.Jauhi NARKOBA
20.Milikilah sikap yang easy going alias asyik dan positif
21. Berilah pujian yang tulus kepada teman
22. Berterima kasihlah dan jangan bersikap sombong
23. Pandanglah lawan bicaramu saat berbicara
24.Perhatikan hal-hal kecil yang ada pada temanmu
25.Jangan menjadi si jutek

Semoga tips diatas berguna buat kamu-kamu yaa
:D
Share READ MORE - Cara Menjadi Remaja Baik tapi Tetap Gaul

Senin, 25 Juni 2012

PENTINGNYA PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK


Perkembangan psikologis anak itu hal yang sangat penting untuk perkembangan anak-anak Anda. Bagaimana tidak? Tingkat emosional anak berbeda-beda, ada yang bertempramental tinggi, ada yang biasa-biasa saja. Tapi, coba Anda bayangkan bila Anda memberikan tekanan-tekanan batin kepada mereka, dengan egoisan Anda sebagai orangtua. Kebanyakan orangtua sangat memaksakan kehendak mereka semau mereka sendiri, tapi tidak menutup kemungkinan masih banyak orangtua yang sangat menghargai privasi anak mereka, keinginan mereka sendiri. Dengan banyak kecaman, tekanan, dan hal-hal yang mungkin bisa memperparah tingkat psikologis anak itu sendiri.
Pentingnya perkembangan psikologi ini jelas karena mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi keberhasilan, hubungan sosial dan kesejahteraan seseorang individu pada masa depannya. Orangtua adalah pemberi kasih sayang yang mendasar. Orangtua mempunyai pengaruh yang kuat terhadap perkembangan psikologi anaknya. Orangtua yang mengabaikan dan juga yang memukul anaknya akan menghalangi perkembangan psikologi yang sehat. Orangtua pada waktu yang sama sekiranya diberi pengetahuan yang mencukupi yang terdiri dari ketrampilan-ketrampilan dan dukungan, akan dapat menjalankan tugas mereka dengan baik. Ini adalah karena pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan dengan optimal untuk lebih memusatkan lagi perkembangan psikologi anaknya.
Inilah beberapa manfaat perilaku yang bisa dilakukan sehari-hari terhadap anak Anda ataupun adek Anda sekalipun :D
Pelukan orang tua kepada anak dapat menimbulkan ikatan batin dan kasih sayang yang kuat antara anak dan orang tua. Mendapat pelukan berarti mendapat dukungan, dan bagi yang memeluknya berarti akan menimbulkan rasa percaya diri. Kehadiran hormon endomorfin yang muncul saat berpelukan dapat mengurangi ketegangan saraf dan serta tekanan darah. Bahkan penelitian di university of Itali menunjukkan data, bahwa anak yang sering mendapat pelukan dari orang tuanya akan lebih efektif sembuh dari depresi, dan akan timbul rasa percaya dirinya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan. Bahkan pelukan saat inisiasi dini, sesaat bayi terlahir ke dunia, akan mentransfer sejenis mikroorganisme yang membuat daya tahan tubuh bayi akan semakin kuat. Dan ketika pelukan dengan rasa sayang ini di teruskan hingga masa kanak-kanak dapat menjadikan pribadi anak yang tidak gampang stress (Penelitian Journal of Epidemiology and Community Health). Jangan percaya pada mitos yang mengatakan bahwa anak yang sering mendapat pelukan akan menjadi cengeng, bahkan sebaliknya, secara psikologi, anak yang sering mendapat belaian, sentuhan dan pelukan kasih sayang dari orang tuanya akan tumbuh menjadi anak yang penyayang, pertumbuhannya sehat, akan merasa nyaman dan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi.
Peluklah anak anda sebelum anda berangkat kerja, toh memeluk anak tidak akan membutuhkan waktu yang begitu banyak. Peluklah yang tulus, jangan tergesa-gesa, curahkan segala rasa sayang dan cinta anda saat anda memeluk anak anda. Saat anda pulang kerja, meskipun anak sudah tertidur pulas, peluklah dia meskipun sedang tidur. Sesekali sisakan waktu untuk tidur bersamanya dan memeluknya. Meskipun berada di alam bawah sadar, pelukan orang tua saat tidur tetap dapat memerkuat bonding antara orang tua dan anak, karena saat mereka tidur, anak-anak masih berada dalam gelombang alpha, dimana masih bisa untuk menerima rangsangan dan getaran dari perasaan cinta dan kasih sayang orang tuanya.



Share READ MORE - PENTINGNYA PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK

Cara Menghilangkan Stress

Pasti sebagian besar dari kita pernah mengalami gejala strees,,entah itu stress karena pekerjaan, cinta, ataupun keluarga. Nah...kali ini ira mau posting nih soal "Cara Menghilangkan Stress" buat kamu kamu yang mungkin merasa stress karena beban hidup
cekibrotttt!!
^o^
1. Jalan cepat

Menurut Shawn Talbott, Ph.D, ahli Biokimia yang juga pengarang buku The Cortisol Connection, jalan cepat 30 menit menghasilkan khasiat meredakan stres yang sama dengan lari 30 menit di treadmill. Hal ini karena jalan cepat dapat meningkatkan produksi serotonin dan endorfin, zat-zat kimia di otak yang dapat memberikan rasa relaks. Nah, bila sedang penat dengan aktivitas kantor atau urusan rumah tangga, tak ada salahnya meluangkan waktu 30 menit saja untuk melakukan jalan cepat. Lakukan di taman atau berjalanlah di sepanjang selasar kantor. Bila memungkinkan lakukan ketika jam makan siang. Caranya dengan memilih tempat makan yang jauh kemudian kembalinya, lakukan sambil berjalan cepat.

2. Makan Cokelat

Cokelat memang asyik dimakan. Rasanya yang khas kerap membuat ketagihan. Tak hanya itu, cokelat juga memiliki khasiat menenangkan stres karena memiliki kandungan phenylethylamine. Phenylethylamine adalah suatu substansi mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan tryptophane ke dalam sel otak yang kemudian pada gilirannya menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah munculnya perasaan senang dan perbaikan suasana hati. Karenanya, kala sedang gundah atau stres, mengonsumsi cokelat terasa sangat nikmat dan menenangkan.

3. Nonton film komedi

Menonton film komedi atau sitkom, pastinya akan mengundang tawa. Ternyata, aktivitas ini mampu menurunkan stres. Tak perlu lama cukup 15–30 menit saja. Menurut penelitian ketika seseorang tertawa terbahak-bahak saat menonton film komedi maka pembuluh arterinya akan melebar sehingga dapat mengurangi ketegangan yang jadi penyebab terjadinya stres. Usai tertawa, Anda pasti akan merasa bahagia dan mental Anda kembali tenang. Saat tertawa tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang memberikan rasa nyaman bagi tubuh (sebagai penenang alami). Selain itu, ketika tertawa, peredaran darah dalam tubuh pun menjadi lancar, kadar oksigen dalam darah meningkat, dan teknanan darah pun kembali normal. Jadi, tertawalah karena itu membuat Anda berbahagia dan menyehatkan.

4. Mencamil Kacang

Ketika hati sedang gundah, banyak yang mengalihkan keresahannya dengan makan. Jangan asal makan, pilihlah setengah cangkir kacang-kacangan (kacang tanah, kacang mede, kacang almond). Makan kacang-kacangan dapat membantu mengatasi semangat yang naik turun. Buku Optimum Health karangan Stephen T. Sinatra M.D., menyebutkan kacang-kacangan mengandung magnesium, salah satu zat penenang alamiah.

5. Mendengarkan Musik

Mendengarkan musik sambil bersantai atau melakukan aktivitas tertentu dapat mengurangi stres. Sebuah riset yang dilakukan di Michigan State University menyebutkan mendengarkan musik yang disukai (bukan musik keras atau ingar bingar) sangat menenangkan. Musik membuat pernapasan dan denyut jantung menjadi lambat sehingga terjadi penurunan hormon stres kortisol sampai 25%. Jadi, tak ada salahnya mempersiapkan CD atau kaset yang berisi musik-musik menenangkan di kantor atau pada kendaraan sehingga saat stres menyerang, Anda tinggal menangkalnya dengan mendengarkan musik.

6. Berendam air panas

Siapkan air hangat untuk mandi. Pasanglah musik yang menenangkan. Peraskan setengah bagian jeruk lemon, campur dengan 3 tetes minyak esensial lemon, 2 tetes minyak pepermin, dan 3 tetes minyak esensial pinus, masukkan ke dalam air. Lalu, taburkan irisan jeruk lemon dan daun min segar ke dalam air. Gunakan air tersebut untuk berendam selama kurang lebih 15 menit. Ini akan membuat tubuh menjadi lebih relaks karena ketika tubuh berendam dalam air panas terjadi pelebaran pembuluh darah yang berarti meningkatkan peredaran darah ke seluruh tubuh. Tubuh pun terasa lebih nyaman.



sumber : www.enformasi.com/2010/05/cara-menghilangkan-stres.html
Share READ MORE - Cara Menghilangkan Stress

Jumat, 20 April 2012

Kartini Modern Indonesia

Ibu kita Kartini
putri sejati...
Putri Indonesia...
Harum Namanya...
Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa , pendekar kaumnya...untuk merdeka
Wahai ibu kita Kartini...
Putri yang mulia...sungguh besar cita-citanya...
bagi Indonesia...

Lagu ciptaan WR.Supratman inilah yang menggambarkan sosok Kartini sebagai wanita yang tegar, wanita yang cerdas, wanita yang tak pantang menyerah. Ya,,,,itulah Kartini. Tidak lama lagi, kita akan merayakan hari Kartini, pada tanggal 21 April 2012. Sudah tradisi di Indonesia, disetiap sekolah-sekolah pasti diadakan fashion show kebaya, pemilihan dimas-diajeng tingkat sekolah, atau liat anak-anak TK memakai kebaya. xixixixi... :D
Mari kita ingat lagi sejarah Kartini yang pernah diajarkan kepada kita pada waktu SD dan SMP...
Flash back…Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI.
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi[2], maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.


Kartini bersama suaminya, R.M.A.A. Singgih Djojo Adhiningrat (1903).
Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.
Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.
Sekolah Kartini (Kartinischool), 1918.
Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, R.M. Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.
Nah…karena kita berada dalam dunia serba modern, kita sebagai kaum hawa akan bertanya-tanya, bagaimana sih menjadi seorang “KARTINI MODERN” ?
Untuk itu, menurut Mooryati Soedibyo wanita Indonesia itu harus memiliki 9 sifat (9T) yaitu:

1. Toto atau pengaturan yang baik.
Wanita harus dapat mengatur dan mengembangkan hidupnya secara teratur dengan selalu memiliki rencana tentang apa yang akan diraih selanjutnya.

2. Titi atau akurat.
Dalam mencapai keinginannya, wanita harus memperhitungkan secara akurat kemampuannya.

3. Titis atau mengena.
Wanita harus merealisasikan keinginannya sesuai dengan tujuan.

4. Tatak atau berani.
Wanita tidak boleh takut dalam menghadapai tantangan jaman, dan takut terhadap persaingan antara wanita dan pria.

5. Tatas atau efektif.
Selalu melakukan sesuatu dengan pemikiran yang luas dan rencana yang kuat.

6. Tetep atau konsisten.
Dalam menjalankan kehidupan atau bisnisnya, wanita harus konsisten dan tidak boleh cepat bosan dan putus asa.

7. Tanggap atau responsif.
Wanita harus selalu tanggap dalam melihat berbagai macam peluang yang dimilikinya. Jangan sampai terlewat satu pun.

8. Teguh.
Wanita harus memiliki keyakinan yang kuat dan tidak dapat diombang-ambingkan dengan kondisi.

9. Trengginas.
Wanita harus aktif, terampil, dan lincah.

Dari segi perundang-undangan sendiri, menurut Menteri Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak, Linda Agum Gumelar, saat ini sudah mulai mempertimbangkan hak-hak wanita. "Kita boleh bersyukur karena sekarang di dalam undang-undang tidak ada batasan antara wanita dengan pria," ujarnya pada kesempatan yang sama.


Namun, fakta menunjukkan masih banyak wanita Indonesia yang jauh tertinggal dari pria. Menurut Linda, salah satu faktor penghambat perkembangan wanita Indonesia adalah masih kentalnya budaya partriarki di beberapa daerah di Indonesia.

"Masalah yang masih kita hadapi adalah budaya partriarki yang masih kuat di beberapa daerah sehingga tidak memberikan ruang terhadap wanita untuk beraktivitas selain aktivitas rumah tangga," ujarnya. (sj)


source :
http://kosmo.vivanews.com/news/read/216110-9-kriteria-kartini-modern
http://wikipedia.com
Share READ MORE - Kartini Modern Indonesia

Minggu, 01 April 2012

Active and Passive Voice

Subject + be + Verb3 + by + Object + modifier Pola active dan passive voice pada tiap tensis a. Jika active voice dalam simple present tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah is, am atau are. Contoh: * Active : He meets them everyday. * Passive : They are met by him everyday. * Active : She waters this plant every two days. * Passive : This plant is watered by her every two days. b. Jika active voice dalam simple past tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah was atau were Contoh: * Active : He met them yesterday * Passive : They were met by him yesterday * Active : She watered this plant this morning * Passive : This plant was watered by her this morning c. Jika active voice dalam present perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary has atau have, sehingga menjadi ‘has been’ atau ‘have been’ Contoh: * Active : He has met them * Passive : They have been met by him * Active : She has watered this plant for 5 minutes. * Passive : This plant has been watered by her for 5 minutes. d. Jika active voice dalam past perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary had, sehingga menjadi had been Contoh: * Active : He had met them before I came. * Passive : They had been met by him before I came. * Active : She had watered this plant for 5 minutes when I got here * Passive : This plant had been watered by her for 5 minutes when I got here e. Jika active voice dalam simple future tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah be Contoh: * Active : He will meet them tomorrow. * Passive : They will be met by him tomorrow. * Active : She will water this plant this afternoon. * Passive : This plant will be watered by her this afternoon. * Active : The farmers are going to harvest the crops next week * Passive : The crops are going to be harvested by the farmers next week. f. Jika active voice dalam future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary will have, sehingga menjadi ‘will have been’ Contoh: * Active : He will have met them before I get there tomorrow. * Passive : They will have been met by him before I get there tomorrow. * Active : She will have watered this plant before I get here this afternoon. * Passive : This plant will have been watered by her before I get here this afternoon. g. Jika active voice dalam past future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary would have, sehingga menjadi ‘would have been’. Contoh: * Active : He would have met them. * Passive : They would have been met by him. * Active : She would have watered this plant. * Passive : This plant would have been watered by her. h. Jika active voice dalam present continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (is, am atau are) + being. Contoh: * Active : He is meeting them now. * Passive : They are being met by him now. * Active : She is watering this plant now. * Passive : This plant is being watered by her now. i. Jika active voice dalam past continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (was atau were) + being. Contoh: * Active : He was meeting them. * Passive : They were being met by him. * Active : She was watering this plant. * Passive : This plant was being watered by her. j. Jika active voice dalam perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (has/have) been + being. Contoh: * Active : He has been meeting them. * Passive : They have been being met by him. * Active : She has been watering this plant. * Passive : This plant has been being watered by her. k. Jika active voice dalam past perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah had been + being. Contoh: * Active : He had been meeting them. * Passive : They had been being met by him. * Active : She had been watering this plant. * Passive : This plant had been being watered by her. l. Jika active voice dalam future continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will be + being. Contoh: * Active : He will be meeting them. * Passive : They will be being met by him. * Active : She will be watering this plant. * Passive : This plant will be being watered by her. m. Jika active voice dalam past future continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would be + being. Contoh: * Active : He would be meeting them. * Passive : They would be being met by him. * Active : She would be watering this plant. * Passive : This plant would be being watered by her. n. Jika active voice dalam future perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will have been + being. Contoh: * Active : He will have been meeting them. * Passive : They will have been being met by him. * Active : She will have been watering this plant. * Passive : This plant will have been being watered by her. o. Jika active voice dalam past future perfect continuous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would have been + being. Contoh: * Active : He would be meeting them. * Passive : They would be being met by him. * Active : She would be watering this plant. * Passive : This plant would be being watered by her.
Share READ MORE - Active and Passive Voice

Sabtu, 31 Maret 2012

Mak....Comblangin Gue Donkk!!

Mak Comblangin Gue Donkk…..!!! Karya : IRA MUSTIKA NINGRUM Waktu itu gue masih lajang, gak punya pendamping hati, hati gue setengah. Waktu itu gue juga lagi galau, pengen cari cowok keren, pinter & cool. Akhirnya, waktu itu gue sms temen gue, Anta. “An…loe dirumah nggak?”. Send message “Hooh gue dirumah, ada apa non? Tumben sms gue?” “Ga ada apa-apa. Pengen maen doank ke rumah loe!”. Ga ada balesan, gue ganti baju, ambil kunci motor, berangkattlah gue kerumah Anta. Ngucapin salam, gue bilang ada keperluan sama temen gue itu, lalu gue to the point aja. “An, loe punya lagu baru ga? Linkin Park gitu”. “Ada donk, tuh copy sendiri ke flash loe. Loe kesini cuma minta lagu donk. Kenapa gak loe download aja di Internet aja?”. “Yaelah Non, sekalian. Loe punya temen cowo nggak yang jomblo gitu? Cariin donk yaa?. Plisss…”, gue masang muka mengemis-emis sambil sujud-sujud sampai gue gigit tuh kakinya temen gue (hahhaa….becanda). “Ada sih, loe maunya cowok yang kayak gimana? Gue bilang aja “ yang baik, rajin ibada, hmmm…keren dikit juga gak apa2…hehehe”. Si temen gue lalu mengambil hape, melihat list di kontak dia, seolah-olah dapet ilham dia bilang ke gue,”Gue banyak temen cowok yang keren-keren. Tapi, keinginan loe gitu, nih gue kasih. Gue sms tuh temen gue dulu”. Gue liat dari layar hapenya,”Ki..loe mau nggak gue kenalin ama temen gue?. Send. Gue masih terpaku tuh layar hape temen gue.. 5 menit nunggu. “Ya..gak apa-apa sih”. Gue kaget, “Ha…….singkat bener tuh balesan smsnya. Gila!!”. “Eh..An. dia tuuh namanya siapa sih? Kelas berapa?”. “Temen sekelas gue, Ir. Namanya Kiki. Orangnya lumayan, pinter juga lo, rajin ibadah. Gue kasih nomornya dia, tapi loe sms dia”. “Ha…beneran aja gue sms tuh cowok? Ogah ah gue!!”. “Hmmm…tapi gimana lagi?”, batin gue meronta-ronta kayak onta di perkosa. Malemnya, sekitar jam 8 malem, gue galau lagi. Sms…nggak…sms…nggak…sms. Gue putusin sms juga. “Assalamu’alaikum”. Send. Huahhh….Gue langsung megap-megap, “APA YANG GUE LAKUKAN?!!”. Gue liat layar hape gue, 5 menit…… To be continue…………
Share READ MORE - Mak....Comblangin Gue Donkk!!

Jumat, 17 Februari 2012

Koleksi Buku Raditya Dika

Share READ MORE - Koleksi Buku Raditya Dika

Template by:

Free Blog Templates